Winger klub Brunei Darussalam, DPMM FC, Miguel Oliveira disebut-sebut masuk radar Persija Jakarta. (Dok. Singapore Premier League/DPMM)
JawaPos.com - Persija Jakarta kembali dibuat gigit jari oleh klub Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC) dalam bersaing perburuan pemain. Setelah ditikung dan gagal dalam memburu pemain, kali ini Macan Kemayoran jadi korban pemberi harapan palsu (PHP).
Persija kena PHP dan gagal dalam upaya merekrut winger Brasil, Miguel Oliveira. Pemain berusia 30 tahun itu sebelumnya ranai dirumorkan masuk dalam radar Macan Kemayoran untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Isu itu mengalir cukup deras mengingat kontrak Miguel Oliveira di DPMM FC habis per 30 Juni 2025. Apalagi pemain yang bersangkutah juga sempat merespons rumor tersebut dengan mengatakan mengaku bangga bisa dikaitkan dengan Macan Kemayoran.
Tapi perburuan itu dipastikan gagal setelah Miguel Oliveira ternyata memperpanjang kontraknya dengan DPMM FC. Klub asal Brunei Darussalam itu terkesan dan ingin mempertahankan pemain yang musim lalu tampil apik di Liga Singapura.
"DPMM FC telah memutuskan untuk memperpanjang kontrak pemain sayap asal Portugal, Miguel Oliveira," tulis penyataan DPMM FC dalam keterangan resminya
"Mantan pemain Yarmouk FC Kuwait itu tampil mengesankan di musim terakhirnya di Liga Premier Singapura, bermain dalam total 29 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak 10 gol," tambah laporan klub.
Selain memamerkan berhasil memperpanjang kontrak Miguel Oliveira, DPMM FC juga menyinggung Persija Jakarta yang sempat menginginkan jasa winger kanan asal Brasil tersebut.
"Ada rumor bahwa klub Indonesia, Persija Jakarta, tertarik padanya, tetapi pemain sayap itu lebih suka bermain di Liga Super Malaysia," jelas pernyataan klub.
Ini bukan kali pertama Persija dibuat gigit jari oleh DPMM FC. Sebelumnya, Macan Kemayoran terkena tikungan dan gagal dalam mendapatkan penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.
Sananta sebelumnya menjadi salah satu komoditi hangat dalam bursa transfer jelang Liga 1 Indonesia 2025/2026. Penyerang berusia 22 tahun itu berstatus tanpa klub selepas kontraknya dengan Persis Solo per 31 Mei 2025.
Tapi, Persija terpaksa gigit jari karena ternyata Sananta lebih memilih abroad ke Liga Malaysia dengan memperkuat DPMM FC. Klub asal Brunei itu pun pamer bisa mengalahkan Macan Kemayoran dalam memburu Sananta.
"Ramadhan Sananta setuju untuk menandatangani kontrak dengan DPMM FC. DPMM FC telah mengamankan pemain kuota ASEAN, karena Ramadhan Sinanta telah setuju untuk bergabung dengan klub Brunei untuk musim 2025/2026," demikian pernyataan resmi DPMM FC.
"Ramadhan Sananta mendapat beberapa tawaran dari beberapa tim besar Indonesia termasuk Persija. Namun pilihan pertamanya selalu jatuh kepada DPMM FC Brunei Darussalam,” tulis laporannya beberapa waktu lalu, yang kemudian dihapus.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
