Andre Rosiade (kanan) bersama Pratama Arhan (tiga kanan) saat membuka Andre Rosiade Cup. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Andre Rosiade cukup gemas melihat adanya komposisi pemain naturalisasi di Timnas Indonesia yang dinilainya terlalu banyak. Karena itu, dia menggelar turnamen sepak bola usia dini U-10, U-11, dan U-19 bertajuk Andre Rosiade Cup di ASIOP Training Ground, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/6).
Turnamen ini menjadi bagian dari komitmen Andre untuk mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia. Dia ingin pembinaan sejak dini dan peluang yang setara bagi pemain lokal untuk tampil di tim nasional Indonesia.
"Kita bisa lihat di sini ada mimpi dari keluarga. Saat anaknya bermain, orang tua datang menyaksikan. Bahkan, hingga membuat tenda sendiri," kata Andre saat diwawancarai dan menunjuk kumpulan keluarga yang sedang menyaksikan perjuangan sang anak bermain.
Andre menambahkan, dari turnamen yang diikuti sebanyak 36 tim dari berbagai SSB menjadi aksi nyata. "Bukan sekadar omon-omon. Ini mimpi saya sejak awal 2025," ujarnya.
Disinggung soal goal terbesar, Andre ingin pada Piala Dunia 2034 nanti semua pemain yang ada merupakan anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi VI DPR itu menegaskan tidak anti naturalisasi, tapi pihaknya ingin skuad Garuda diisi oleh anak-anak dari SSB dan akademi lokal yang bertanding. "Kalau terus naturalisasi, kapan anak-anak kita punya kesempatan membela Merah Putih?" ungkapnya.
Untuk mendukung partisipasi anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi, Andre Rosiade memastikan turnamen ini digelar tanpa pungutan biaya. Bahkan, panitia menyiapkan sarapan dan makan siang gratis bagi seluruh peserta, sesuai dengan arahan Presiden terkait program makan siang gratis.
"Mayoritas peserta berasal dari keluarga menengah ke bawah. Tugas kita adalah memfasilitasi mimpi mereka. Karena saya bukan pengurus PSSI, maka saya adakan turnamen bulanan. Gratis semua," ucap Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Andre juga menyinggung pentingnya reformasi dalam tubuh PSSI, termasuk pembenahan liga, perwasitan, hingga pemberantasan mafia bola. Ia berharap turnamen ini menjadi contoh konkret bagi federasi untuk lebih serius membina kelompok umur.
Pratama Arhan Beri Motivasi
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, turut hadir dalam pembukaan turnamen. Dalam sambutannya, ia mengajak para orang tua untuk terus mendampingi anak-anak yang sedang berjuang meniti karier sepak bola.
"Saya juga besar dari turnamen-turnamen kecil seperti ini. Jadi untuk para orang tua, jangan lelah mendampingi. Saya pun merasakan perjuangan ini sejak kecil," ucap menantu Andre Rosiade ini.
Arhan yang langsung kembali ke klubnya di Bangkok usai acara pembukaan juga memberi tips untuk para pemain muda. "Rajin latihan, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan jangan lupa restu orang tua," tuturnya.
Turnamen Andre Rosiade Cup diharapkan menjadi titik awal pembinaan berkelanjutan untuk mencetak talenta lokal berkualitas, sekaligus mendorong federasi agar lebih fokus membina sepak bola dari akar rumput.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
