Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dalam wawancara resmi klub. (Dok: YouTube Persija)
JawaPos.com - Pelatih Mauricio Souza menyadari ada target tinggi berupa meraih juara yang dibebankan kepada saat ditunjuk sebagai pelatih Persija Jakarta. Juru taktik asal Brasil itu pun sudah menyiapkan rencana langkah dan strateginya untuk memenuhi target tersebut.
Manajemen Persija Jakarta sudah mengungkapkan bahwa target juara diberikan untuk Mauricio Souza. Macan Kemayoran juga memberikan kebebasan kepada sang pelatih untuk meracik strategi apapun agar dapat mencapai target yang dibebankan.
Pemberian target ini cukup menarik karena Mauricio Souza baru datang dan Liga 1 2025/2026 merupakan musim perdananya. Tapi, sang pelatih tak keberatan dan malah menyebut sesuai dengan target pribadinya yakni ingin jadi juara juga.
"Tanpa diragukan lagi, ketika Anda berada di klub sebesar ini, Anda selalu mencari gelar. Kami tahu betapa sulitnya persaingan, tetapi kami akan mencoba menjadi juara, tanpa diragukan lagi," kata Souza dalam YouTube Persija, dipetik Rabu (25/6).
Menurut Souza, Persija adalah klub besar dan sudah terbiasa dengan anggapan datang sebagai favorit juara. Tugasnya pun tinggal bagaimana caranya menempatkan Persija terus berada di jalur perebutan gelar.
"Harapannya adalah kami akan dapat memiliki musim yang lebih baik dan lebih panjang. Persija adalah klub yang terbiasa selalu berada di puncak klasemen, klub yang melakukan banyak investasi. Jadi, tanpa diragukan lagi, kami memahami bahwa kami berada dalam posisi yang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang lebih baik," ungkapnya.
"Karena Persija biasanya memulai sebagai favorit dan kami harus menunjukkan bahwa kami adalah favorit sepanjang kompetisi. Ini adalah kompetisi dengan poin dan mereka yang biasanya lebih konsisten akhirnya menang," tambah Souza.
Karena itu, tugas pertama yang akan dilakukan oleh Mauricio Souza dalam mempersiapkan Persija Jakarta jelang Liga 1 2025/2026 adalah meyakinkan dan menekan pemain untuk punya DNA juara.
"Langkah pertama adalah meyakinkan para pemain tentang pentingnya dan kehebatan mengenakan kostum Persija," tutur Souza.
"Mereka harus memahami bahwa mereka perlu melihat diri mereka sebagai favorit dalam kompetisi dan kami akan mengembangkan strategi selama kompetisi, pertandingan demi pertandingan. Mengidentifikasi lawan kami," imbuhnya.
Di satu sisi, Mauricio Souza kembali mengingatkan perjuangan Persija untuk juara Liga 1 2025/2026 tidak mudah. Tapi dia yakin hal itu bisa diwujudkan jika memang para pemain dan segenap tim punya komitmen yang sama.
"Mengenakan kostum Persija dan tidak memikirkan gelar terlalu kecil bagi kami. Kompetisi ini adalah kompetisi yang sangat sulit. Ada tim-tim besar yang juga ingin berjuang untuk gelar," kata dia.
"Tetapi penting bagi para pemain kami untuk memahami, bukan, tanggung jawab mengenakan kostum ini, mewakili para penggemar dengan baik, yang bersemangat tentang klub ran kami harus sangat konsisten sepanjang kompetisi untuk bahkan memikirkan gelar," pungkas Mauricio Souza.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
