Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 21.32 WIB

Pensiun Setelah 24 Tahun Berkarier, Intip Perjalanan dan Kisah Maman Abdurrahman hingga Jadi Legenda Persija Jakarta

Maman Abdurahman putuskan pensiun dari sepak bola.(Dok. Maman Abdurahman)  - Image

Maman Abdurahman putuskan pensiun dari sepak bola.(Dok. Maman Abdurahman) 

JawaPos.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman mengumumkan secara resmi pensiun. Ia memutuskan gantung sepatu setelah berkarier selama kurang lebih 24 tahun dan status legenda Persija Jakarta melekat pada dirinya.

Maman Abdurrahman menyampaikan pengumuman pensiun melalui akun media sosial Instagram pribadinya. Dia menggantung sepatunya di usia ke-42 tahun.

"Sepak bola telah memberikan saya banyak hal, dari pahitnya kekalahan hingga manisnya kemenangan. Tapi yang paling berharga adalah kenangan dan pengalaman yang saya dapatkan selama 24 tahun karir saya," tulis Maman Abdurrahman dalam Instagramnya, dipetik Kamis (19/6).

"Saya bangga menjadi bagian dari sepak bola Indonesia, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua klub yang pernah saya bela, terutama keluarga saya yang selalu mendukung saya. Terima kasih atas perjalanan yang luar biasa ini," tambahnya.

Sepanjang kariernya, Maman Abdurrahman sudah memperkuat tujuh klub berbeda. Perjalannya dimulai dari Persijatim Jakarta Timur, yang kemudian berganti nama jadi Srwiijaya FC.

Maman kemudian melanjutkan kariernya ke PSIS Semarang dari 2005 hingga 2008. Performanya makin mengilap saat memperkuat Persib Bandung. Selama lima tahun dia bermain sebanyak 121 pertandingan, sebelum akhirnya cabut ke Sriwijaya FC.

Tapi kisahnya dengan Sriwijaya FC tak lama karena hanya semusim (2014/2015). Begitu pula saat di Persita Tangerang setelahnya, di mana dia cuma beberapa bulan untuk kemudian hengkang ke Persija.

Kisah Maman baru panjang lagi di Persija. Bergabung saat kompetisi Indonesia disanksi FIFA pada 2015/2016, dia merajut cerita manis selama bertahun-tahun.

Awalnya pada kompetisi Indonesia Soccer Championships (ISC), Maman mencatatkan 12 penampilan bersama Persija. Kemudian di ISL 2017, dia jadi bagian Macan Kemayoran yang tak tergantikan dengan tampil dalam 31 laga dari total 34 pertandingan.

Solidnya Maman Abdurrahman menjaga pertahanan Persija Jakarta berlanjut pada musim berikutnya. Dia bermain total 32 pertandingan, di Liga 1 dan juga AFC Cup.

Maman Abdurrahman pun membantu Persija Jakarta juara Liga 1 2018. Dia bagian dari tinta emas Macan Kemayoran tujuh tahun silam. Tahun yang sama Maman turut memenangkan Piala Presiden 2018.

Bukan cuma itu, Maman Abdurrahman juga turut berperan di balik keberhasilan Persija Jakarta menjuarai Piala Menpora 2021, turnamen setelah Covid-19.

Namun setelah itu Maman Abdurrahman perlahan mulai kehilangan tajinya. Kesempatan bermainnya pun semakin berkurang di Persija Jakarta hingga akhirnya dia berpamitan pada Mei 2024.

Secara total, Maman Abdurrahman memperkuat Persija selama kurang lebih delapan tahun. Dia memainkan 162 pertandingan dengan torehan tiga gelar. Status legenda Persija pun disematkan untuk sang bek.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore