Rachmat Irianto resmi berpisah dengan Persib setelah tiga musim bersama. (Instagram @rachmatirianto)
JawaPos.com — Rachmat Irianto akhirnya resmi meninggalkan Persib Bandung setelah tiga musim penuh prestasi. Bek serba bisa itu memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak dan segera merapat ke Persebaya Surabaya, klub masa kecilnya.
Kepindahan ini semakin memperkuat kabar Rian sudah lebih dulu menjalin kesepakatan dengan manajemen Green Force. Bahkan, ia disebut-sebut sudah menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun bersama tim kebanggaan Bonek.
Bagi Persebaya Surabaya, kembalinya Rian jelas menjadi angin segar untuk menambal lini belakang dan tengah mereka yang ditinggal Slavko Damjanovic dan Gilson Costa.
Sosok Rian yang mampu bermain sebagai stopper maupun gelandang bertahan sangat dibutuhkan tim.
Namun, comeback Rian ke Persebaya Surabaya bukan tanpa tantangan. Pemain berusia 25 tahun itu baru saja menjalani operasi akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan tengah dalam masa pemulihan.
Meski demikian, kabar dari internal menyebutkan kondisi Rian terus menunjukkan perkembangan positif. Ia diprediksi akan kembali merumput pada bulan September atau Oktober 2025, di tengah kompetisi Liga 1 musim baru.
Pihak manajemen Persebaya Surabaya sendiri sudah menyiapkan waktu khusus untuk memperkenalkan Rian sebagai rekrutan anyar. Rencananya, pengumuman resmi bakal dilakukan dalam waktu dekat ini.
Rian meninggalkan Persib dengan penuh rasa berat di hati. Apalagi, ia turut menjadi bagian dari sejarah klub dengan membawa Maung Bandung juara Liga 1 dua musim berturut-turut, yakni 2023/2024 dan 2024/2025.
Namun, kepergian sang ayah tercinta, Bejo Sugiantoro, pada 25 Februari lalu menjadi titik balik dalam keputusan hidup Rian.
Ia merasa harus pulang ke Surabaya demi mendampingi sang ibu, Yetty Rachmawati, yang kini tinggal sendiri.
“Keputusan ini tidak mudah, tapi saat ini hanya ibu saya yang saya punya,” kata Rian dalam pernyataan perpisahannya dengan Persib. Pemain jebolan Indonesia Muda itu pun ingin lebih dekat secara fisik dan batin dengan keluarganya.
Rian juga mengungkapkan perasaannya yang campur aduk saat meraih gelar juara kedua bersama Persib musim ini.
Ia senang bisa menyamai prestasi sang ayah yang juga pernah mengangkat trofi Liga Indonesia, tapi di sisi lain ia merasa kehilangan besar.
“Bapak saya tidak bisa hadir melihat saya mengangkat trofi musim ini,” ucap Rian dengan nada penuh emosi. Meski berusaha tegar, ia mengaku sangat terpukul dan tertekan dalam hati.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
