Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Juni 2025 | 17.01 WIB

Tersingkir dari Skuad Utama Timnas Indonesia, Lima Pemain Andalan Shin Tae-yong Ini Alami Masa Sulit di Era Patrick Kluivert

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Dok. Kita Garuda)

JawaPos.com- Perubahan besar tengah terjadi di tubuh Timnas Indonesia. Sejak Patrick Kluivert resmi mengambil alih kursi pelatih kepala pada awal 2025, sejumlah nama yang dulu tak tergantikan kini justru mulai tersingkir dari skuad utama.

Setidaknya, ada lima nama pemain yang sebelumnya pernah menjadi andalan Shin Tae-yong, namun kini menghadapi realitas pahit dengan kehilangan tempat di starting XI.

Berikut adalah lima nama tersebut:

1. Pratama Arhan

Pratama Arhan merasakan betul perubahan atmosfer di tubuh Timnas Indonesia. Bek kiri spesialis lemparan jauh ini dulunya selalu jadi pilihan utama Shin Tae-yong. Namun, sejak Kluivert memimpin, namanya mulai tenggelam. Arhan sempat dua kali dipanggil ke pemusatan latihan, termasuk untuk laga melawan Australia, Bahrain, Tiongkok, dan Jepang. Sayangnya, ia tidak pernah masuk ke dalam daftar akhir 23 pemain untuk empat pertandingan tersebut.

Kehadiran Calvin Verdonk sebagai pemain naturalisasi yang solid di sisi kiri pertahanan jelas mempersempit ruang geraknya. Apalagi masih ada Dean James dan Shayne Pattynama yang juga tampil konsisten. Arhan pun harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan dirinya kembali layak mengenakan seragam Merah Putih.

Untungnya, usia masih berpihak padanya. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, Arhan tengah meniti ulang kariernya bersama Bangkok United di Thai League 1. Musim 2024/2025, ia membukukan empat assist dari 15 laga, sebuah modal penting untuk kembali bersaing di level timnas.

2. Asnawi Mangkualam

Asnawi adalah simbol konsistensi era Shin Tae-yong. Ia bukan hanya langganan starter, tapi juga kapten dan pemimpin di lapangan. Namun, saat ini, bek kanan yang kini memperkuat Port FC itu mulai tersingkir dari radar utama Timnas.

Kehadiran Kevin Diks yang tampil luar biasa membuat Asnawi terpinggirkan. Posisi bek kanan kini jadi zona persaingan yang amat berat, dan pengalaman saja tak cukup untuk mengamankan satu tempat di era baru Garuda.

3. Rafael Struick

Rafael Struick adalah salah satu wajah muda yang dulu sangat dipercaya STY untuk lini depan. Meski kerap dikritik karena minim gol, ia tetap mendapat tempat sebagai starter. Namun, hal itu berubah drastis di bawah Kluivert. Setelah hanya diberi kesempatan setengah babak saat melawan Australia, Struick tak pernah lagi dipanggil.

Saat ini, posisinya diambil alih oleh Ole Romeny, striker naturalisasi baru yang tampil lebih efektif dan tajam. Struick pun harus berjuang dari nol, mencari klub baru pasca dilepas Brisbane Roar, dan santer dikabarkan akan merapat ke Bali United untuk menyelamatkan kariernya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore