Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, meminta para pemainnya untuk belajar dari kekalahan telak melawan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia takluk dengan skor 0-6 dalam laga yang berlangsung di Osaka pada Selasa (10/6).
Meskipun hasil tersebut mengecewakan, harapan Indonesia untuk tampil di Piala Dunia tetap terbuka. Tim Garuda berhasil lolos ke babak keempat kualifikasi zona Asia setelah finis di posisi keempat Grup C.
Dilansir dari laman News Central pada Rabu (11/6), Round keempat nanti, Indonesia akan bersaing dengan lima tim kuat, yakni Arab Saudi, Irak, Oman, Uni Emirat Arab, dan juara Asia, Qatar. Pengundian babak ini dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Format round keempat nanti akan menampilkan dua grup yang masing-masing berisi tiga tim. Hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Patrick Kluivert, pemain legendaris sepak bola Belanda dan mantan pemain Barcelona, mengakui bahwa Jepang terlalu tangguh bagi anak asuhnya. Ia mengatakan bahwa kekalahan tersebut harus dijadikan pelajaran penting menjelang babak berikutnya.
“Kami perlu belajar dari kekalahan besar ini, Kami sangat kecewa, tentu saja, tetapi sekarang fokus kami adalah bersiap menghadapi babak keempat.” ujar Kluivert seperti dikutip pada News Central.
Indonesia sebelumnya memastikan tiket ke babak keempat setelah mengalahkan China 1-0 di Jakarta pada laga pekan lalu. Namun, lawan terakhir mereka, Jepang, menunjukkan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik Asia.
Jepang mengakhiri putaran ketiga dengan mencetak 30 gol dari 10 pertandingan. Tim asuhan Hajime Moriyasu itu bahkan telah mengamankan tiket Piala Dunia dengan tiga pertandingan tersisa.
Dalam pertandingan melawan Jepang, Indonesia juga menghadapi sejumlah hambatan, termasuk cedera yang dialami oleh Kevin Diks pada babak pertama. Penggantinya, Yakob Sayuri, harus ditarik keluar 15 menit kemudian akibat benturan kepala.
Meski menghadapi kekuatan lawan yang luar biasa dan berbagai tantangan di lapangan, Kluivert menegaskan bahwa timnya harus menerima kenyataan dan tetap melangkah ke depan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
