
Mohammed Rashid tak akan membela Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki musim baru Liga 1 Indonesia 2025/2026 dengan tantangan besar. Pelatih anyar Eduardo Perez harus segera menemukan solusi atas hilangnya dua pencetak gol penting musim lalu.
Setelah menutup musim 2024/2025 dengan cukup apik di posisi keempat klasemen akhir dengan 56 poin, kini badai perubahan mulai menghampiri skuad Green Force.
Dua dari tujuh mesin gol utama mereka musim lalu resmi dicoret dari daftar pemain.
Mohammed Rashid dan Kasim Botan tak lagi menjadi bagian dari tim untuk musim kompetisi berikutnya. Keputusan ini memunculkan tanda tanya besar di benak Bonek, pendukung setia Persebaya Surabaya.
Rashid mencetak 6 gol musim lalu, menjadi gelandang yang cukup produktif dalam urusan mencetak angka.
Sementara Kasim Botan memang hanya menyumbang satu gol, namun kontribusinya dalam membuka ruang tak bisa dipandang sebelah mata.
Kini, pekerjaan rumah berat menanti Eduardo Perez sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya. Ia harus bergerak cepat untuk menambal lubang yang ditinggalkan Rashid dan Botan, terutama dalam hal produktivitas lini depan.
Statistik musim lalu menunjukkan betapa Persebaya Surabaya sangat bergantung pada sejumlah pemain tertentu untuk urusan mencetak gol.
Hanya tujuh pemain yang berhasil mencatatkan nama di papan skor selama 34 pertandingan musim lalu.
Bruno Moreira menjadi top skor tim dengan torehan 10 gol, disusul Flavio Silva dengan 9 gol dan Francisco Rivera yang mengoleksi 8 gol.
Rashid berada di urutan keempat dengan 6 gol, lalu Malik Risaldi (4), serta dua pemain dengan satu gol masing-masing yaitu Kasim Botan dan Rizky Dwi.
Total gol yang dicetak Persebaya Surabaya di musim lalu hanya 41 gol, sementara kebobolan mencapai 38 gol. Rasio gol yang tipis ini memperlihatkan betapa krusialnya setiap pemain pencetak gol dalam menjaga posisi tim di papan atas.
Baca Juga: Penyakit Lama Persebaya Surabaya Harus Selesai di Era Eduardo Perez: Semua Pemain Bisa Cetak Gol!
Pelatih sebelumnya, Paul Munster, mampu membawa Persebaya Surabaya finis di posisi keempat meski sempat absen sebanyak tiga kali akibat hukuman kartu.
Ia mengumpulkan 15 kemenangan, 11 hasil imbang, dan hanya kalah 8 kali sepanjang musim.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
