Ardi Tjahjoko, Manajer baru Persija Jakarta. (YouTube Persija Jakarta)
JawaPos.com - Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko akhirnya kembali mengisi posisi manajer tim Persija Jakarta. Ini bukan kali pertama ia menjabat,karena sebelumnya ia sudah memegang peran tersebut di periode 2017 hingga 2020.
Dalam wawancara perdananya, sebagaimana dilansir dari YouTube Persija Jakarta pada Kamis (4/6/2025), Ardhi menyampaikan rasa senangnya bisa kembali dipercaya.
Ia mengungkap bahwa manajemen sebenarnya sudah mengajak dirinya sejak 2021 atau 2022. Namun, ajakan itu belum bisa diterima saat itu karena Ardhi masih aktif berdinas di TNI AU. Masalah perizinan jadi kendala utamanya kala itu.
Ditanya soal kebijakan khusus sebagai manajer, Ardhi menekankan soal kedisiplinan. Dengan latar belakang militer, Ardhi berpendapat bahwa disiplin menjadi kunci kesuksesan sebuah tim.
"Tentunya disiplin, karena semua hal kalau kita tidak disiplin, kita tidak akan berhasil. Kuncinya harus disiplin," tegas Ardhi.
Ia lalu memberi contoh sederhana dari penerapan disiplin yang menurutnya penting. Soal waktu latihan misalnya, pemain sudah harus tiba 10-15 menit sebelum sesi dimulai.
"Jadi tidak ada mengolor-olor waktu lagi. Saya rasa itu, disiplin nomor satu," tambahnya tanpa ragu. Tegas, seperti karakter militer yang melekat padanya.
Selain kedisiplinan, Ardhi juga menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan para pemain. Ia ingin memahami karakter tiap pemain satu per satu.
"Saya berusaha agar bukan pemain yang menyelami saya, tapi saya yang berusaha untuk menyelami pemain," ungkapnya. Ia ingin memahami kebiasaan dan karakter setiap individu di tim.
Menurutnya, kondisi tim saat ini cukup baik. Namun, ia melihat suasana internal tim perlu dibuat lebih guyub dan kompak.
Untuk itu, Ardhi mengaku akan aktif menjalin hubungan, tidak hanya dengan pemain tetapi juga dengan The Jakmania. Dukungan suporter juga jadi elemen penting dalam keberhasilan tim.
Berbicara soal musim kompetisi ke depan, Ardhi punya pandangan tegas soal mental juara. "Tentunya masing-masing individu pemain ya dia harus punya fighting spirit dalam arti semangat," ujarnya.
Ia menggambarkan musim kompetisi layaknya medan pertempuran di militer. Menurutnya cara untuk memenangkan pertempuran adalah berlatih dengan baik.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
