Muhamad Alimudin (kanan) bersama dengan mendiang legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali kehilangan sosok penting dalam tim pelatih. Muhamad Alimudin, pelatih fisik yang sudah empat musim mendampingi Green Force, resmi mengakhiri kebersamaan dengan klub kebanggaan Kota Pahlawan itu.
Kabar hengkangnya Alimudin disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @muhamadalimudin03.
Dalam unggahannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur atas perjalanan kariernya selama empat tahun bersama Persebaya Surabaya.
"Pengalaman selama 4 tahun yang berharga, terus bertumbuh dan berkembang dengan baik ke depannya. Apapun itu Alhamdulillah, terima kasih untuk segalanya,” tulisnya dengan menyertakan simbol khas Green Force.
Keputusan ini sekaligus menandai Muhamad Alimudin tidak akan menjadi bagian dari skuad Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Ia menjadi sosok penting dalam menjaga kebugaran pemain sejak bergabung dan ikut mengawal performa fisik skuad selama empat musim terakhir.
Reaksi perpisahan pun langsung mengalir deras dari para pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, dan mantan pemain. Mereka menunjukkan rasa hormat, simpati, dan ucapan terima kasih atas dedikasi sang pelatih fisik.
"Sehat sukses selalu coach idolakkkk," tulis Ady Setiawan, mantan pemain Persebaya Surabaya yang pernah merasakan langsung sentuhan latihan fisik Alimudin.
Tak sedikit pula Bonek yang merasa kehilangan sosok yang dianggap sebagai salah satu staf pelatih paling disukai.
“Matur suwon coach… Sukses selalu di mana pun kamu berada,” tulis salah satu akun Bonek. “Terima kasih dan sukses selalu coach,” tambah akun lainnya dengan penuh rasa haru.
Unggahan perpisahan tersebut langsung dibanjiri komentar bernada positif dari ratusan pendukung. Tak hanya mengapresiasi kinerjanya, mereka juga mendoakan kesuksesan karier Alimudin di masa depan.
Kepergian Alimudin menyisakan ruang kosong di jajaran pelatih Persebaya Surabaya musim depan. Situasi ini memunculkan spekulasi gerbong pelatih asing akan segera mengisi posisi yang ditinggalkan.
Isu kehadiran pelatih asing bukanlah hal baru dalam rencana manajemen Persebaya Surabaya untuk membenahi tim.
Setelah performa inkonsisten di musim lalu, manajemen bertekad melakukan perombakan besar, termasuk di sektor pelatih fisik.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
