Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 04.22 WIB

Erick Thohir Sesalkan Pesta Flare Bobotoh dalam Laga Terakhir Persib Bandung kontra Persis Solo di Liga 1, Singgung Pantauan FIFA

Erick Thohir dan Marc Klok (dok. Persib Bandung) - Image

Erick Thohir dan Marc Klok (dok. Persib Bandung)

JawaPos.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan penyesalannya terhadap tindakan suporter yang menyalakan flare dalam laga final Liga 1 antara Persib Bandung versus Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.

Menurut pandangan Erick, insiden penyalaan flare yang menimbulkan kepulan asap tebal ini merusak tampilan visual pertandingan yang sejatinya bisa menjadi momen historis untuk dunia sepakbola Indonesia.

"Ya kalau saya menyayangkan begini, bahwa kan tentu hari ini kan ini juara. Dengan banyaknya flare, tentu asap, secara visual juga tidak akan mendapatkan gambar yang baik buat media-media juga," kata Erick, melansir dari ANTARA.

Pimpinan PSSI tersebut mengatakan bahwa organisasi sepakbola Indonesia senantiasa mengupayakan peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan Liga 1 dengan ekspektasi tidak terulangnya lagi penggunaan flare oleh para suporter dalam setiap pertandingan.

"Tetapi itulah animo penonton yang tidak bisa dibendung. Saya berharap ya semua klub ke depan harus lebih baik lagi dalam menyelenggarakan pertandingan dan liga juga melakukan perbaikan," kata dia.

Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa FIFA saat ini tengah melaksanakan observasi secara langsung terhadap jalannya kompetisi di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Erick mengamini bahwa terdapat banyak hal yang masih perlu diperbaiki supaya Indonesia mampu menggelar pertandingan berstandar internasional.

"Ya, mungkin dinilai sendirilah. Kita siap atau tidak? Siap dengan kondisi seperti ini siap? Jadi, FIFA datang sendiri melihat, datang ke berbagai pertandingan, ya memang realitanya kita belum siap," katanya.

Meskipun begitu, Erick tetap mengapresiasi jerih payah semua pihak, termasuk operator liga dan klub-klub, yang konsisten berusaha merealisasikan kompetisi yang lebih profesional.

Ucapan Erick Thohir tersebut mencerminkan kekhawatiran mendalam PSSI akan budaya pendukung Indonesia yang kerap memanfaatkan flare sebagai bentuk dukungan kepada tim favorit mereka. Walau semangat suporter layak dihargai, pemakaian flare dianggap bisa merusak mutu pertandingan dan reputasi sepakbola Indonesia di kancah global.

Mengingat adanya monitoring langsung dari FIFA, Erick mempertegas bahwa Indonesia wajib segera memperbaiki diri dalam seluruh dimensi penyelenggaraan pertandingan demi mencapai standar internasional yang diinginkan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore