Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Mei 2025 | 03.33 WIB

Daftar Peraih Pemain Terbaik Liga Indonesia dari Masa ke Masa, Tyronne del Pino hingga Widodo C. Putro Tak Hanya Rajin Bikin Gol

Persib Bandung akan menghadapi Bali United tanpa Tyronne Del Pino, pelatih Bojan Hodak optimis bisa meraih kemenangan. (Dok. Persib) - Image

Persib Bandung akan menghadapi Bali United tanpa Tyronne Del Pino, pelatih Bojan Hodak optimis bisa meraih kemenangan. (Dok. Persib)

JawaPos.com - Gelar pemain terbaik Liga Indonesia selalu jadi sorotan di akhir musim. Sejak era Ligina pertama bergulir pada 1994/1995, penghargaan ini menjadi bukti kontribusi maksimal sang pemain terhadap timnya—baik dari sisi performa maupun pencapaian tim secara keseluruhan.

Hingga musim 2024/2025, tercatat ada 25 pemain yang pernah menyabet gelar ini. Menariknya, 16 di antaranya berasal dari tim yang keluar sebagai juara, sisanya—sebanyak 9 pemain—meraihnya meski timnya gagal merengkuh trofi.

Tyronne del Pino Tambah Deretan Pemain Terbaik dari Tim Juara

Musim ini, giliran Tyronne del Pino dari Persib Bandung yang menyabet predikat Pemain Terbaik Liga 1 2024/2025.

Dengan torehan 18 gol dan 8 assist, Tyronne menjadi nyawa permainan Maung Bandung dan sukses mengantar timnya menjadi kampiun. Ia pun menambah panjang daftar pemain terbaik yang juga mengangkat trofi bersama klubnya.

Daftar Pemain Terbaik Liga Indonesia 1994/95–2024/25:

1994/95: Widodo C. Putro (Petrokimia Putra)
1995/96: Ronny Wabia (Persipura)
1996/97: Nuralim (Bandung Raya)
1997/98: -
1998/99: Ali Sunan (PSIS)
1999/00: Bima Sakti (PSM)
2001: Bambang Pamungkas (Persija)
2002: Ilham Jayakesuma (Persita)
2003: Musikan (Persik)
2004: Ponaryo Astaman (PSM)
2005: Christian Warobay (Persipura)
2006: Maman Abdurrahman (PSIS)
2007/08: Zah Rahan (Sriwijaya FC)
2008/09: Boaz Solossa (Persipura)
2009/10: Kurnia Meiga (Arema)
2010/11: Boaz Solossa (Persipura)
2011/12: Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya FC)
2013: Boaz Solossa (Persipura)
2014: Ferdinand Sinaga (Persib)
2015: -
2016: -
2017: Paulo Sergio (Bhayangkara FC)
2018: Rohit Chand (Persija)
2019: Renan Silva (Borneo FC)
2021–22: Taisei Marukawa (Persebaya)
2022–23: Wiljan Pluim (PSM)
2023–24: Francisco Rivera (Madura United)
2024–25: Tyronne del Pino (Persib Bandung)

Nama-nama seperti Boaz Solossa dan Zah Rahan adalah contoh pemain yang mengukuhkan statusnya sebagai ikon di tim yang juga menjuarai liga. Namun, tetap ada pengecualian seperti Renan Silva dari Borneo FC, Marukawa dari Persebaya, atau Rivera dari Madura United yang tetap menyabet gelar meski timnya bukan kampiun.

Lebih mundur ke belakang, Widodo C. Putro, Ronny Wabia, Nuralim, Ilham Jayakesuma, Ponaryo Astaman hingga Maman Abdurrahman juga merasakan menjadi pemain terbaik meski tak merengkuh mahkota juara.

Bukan Sekadar Statistik, Tapi Dampak Total

Tak semua pemain terbaik berasal dari tim juara, memang. Namun sejarah mencatat bahwa mayoritas pemain yang mencuri hati para panelis dan publik adalah mereka yang tak hanya mencetak angka, tapi juga membawa timnya tampil luar biasa sepanjang musim.

Tyronne del Pino adalah contoh terbaru: bukan hanya rajin mencetak gol, tapi juga mengangkat performa tim di saat-saat krusial.

Kalau tren ini berlanjut, besar kemungkinan musim depan kita kembali melihat pemain dari tim papan atas menyabet penghargaan ini. Tapi jangan salah, nama-nama dari tim non-juara tetap punya kans—selama bisa tampil mencolok dan jadi pembeda.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore