Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 23.45 WIB

Resmi Pamit, Nick Kuipers Akhiri Enam Tahun Perjalanan Emas Bersama Persib Bandung

Nick Kuipers saat angkat trofi juara Liga 1 2023/2024. (Instagram @kuipersnick) - Image

Nick Kuipers saat angkat trofi juara Liga 1 2023/2024. (Instagram @kuipersnick)

JawaPos.com - Sebuah babak penting dalam sejarah Persib Bandung resmi ditutup. Bek tangguh asal Belanda, Nick Kuipers, mengumumkan perpisahannya dengan klub kebanggaan Jawa Barat setelah menyelesaikan kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.

Lewat sebuah unggahan video emosional di akun Instagram pribadinya pada Kamis (22/5), Kuipers menyampaikan salam perpisahan yang menyentuh kepada para suporter, manajemen, serta rekan-rekan setimnya.

Kuipers pertama kali mendarat di Bandung pada 15 Agustus 2019. Sejak itu, ia menjelma menjadi salah satu pilar penting di jantung pertahanan Maung Bandung. Mantan pemain ADO Den Haag tersebut nyaris tak tergantikan sebagai bek tengah selama enam musim penuh pengabdian.

Dengan lebih dari 100 penampilan bersama Persib, Kuipers tidak hanya menjadi tembok kokoh di lini belakang, tetapi juga bagian dari tonggak sejarah kebangkitan klub. Dua gelar juara Liga 1 yang diraih secara berturut-turut pada musim 2023/2024 dan 2024/2025 menjadi bukti nyata kontribusinya yang luar biasa. Prestasi back-to-back ini menghadirkan dua bintang baru di atas lambang Persib simbol kejayaan dan konsistensi tim di pentas tertinggi sepak bola Indonesia.

"Saya berharap bisa memperpanjang kisah ini untuk beberapa tahun lagi. Tapi inilah saatnya saya memberi tahu semua orang bahwa perjalanan saya di Bandung akan segera berakhir," tulis Kuipers dalam caption videonya.

"Video ini saya buat dengan sepenuh hati. Setiap kata mencerminkan emosi dan penghargaan saya kepada kalian semua," lanjutnya.

Dalam video berdurasi beberapa menit itu, Kuipers menceritakan kesannya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Kembang.

"15 Agustus 2019. Saat saya tiba, rasanya seperti masuk ke dalam sebuah film. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi saya langsung terhanyut oleh energi, semangat, dan cinta tulus dari kalian untuk klub ini," ungkapnya.

Bek berusia 32 tahun itu juga menekankan betapa istimewanya dukungan dari Bobotoh yang selalu setia di setiap pertandingan. Ia menggambarkan Persib bukan sekadar klub, tetapi sebuah keluarga besar yang bernafas dengan sepak bola.

"Saya datang ke sini dengan satu tujuan membawa Persib kembali berjaya dan kembali bersaing di Asia. Syukur, semuanya tercapai," tambahnya.

Laga melawan Persis Solo pada Sabtu (24/5) mendatang akan menjadi pertandingan terakhir Kuipers dalam balutan jersey biru kebanggaan. Ia berharap laga tersebut menjadi perayaan perpisahan yang layak untuk menutup cerita indahnya bersama Persib.

"Mari kita tutup bab ini dengan pesta besar, karena dua bintang baru di dada kita pantas dirayakan," ucapnya.

Tak hanya soal trofi dan pertandingan, bagi Kuipers, Bandung juga telah menjadi rumah kedua. Ia bahkan menyebut bahwa kota ini memberinya anugerah terindah dalam hidup kelahiran sang putri.

"Putriku lahir di Bandung. Ke mana pun hidupnya membawanya, dia akan selalu bangga berkata, Saya lahir di Bandung," ujarnya.

Nick Kuipers menutup perpisahannya dengan kalimat penuh makna, menandakan betapa dalamnya ikatan yang telah terjalin antara dirinya, Persib, dan para pendukungnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore