
Simon Tahamata bakal menjadi kepala pemandu bakat Timnas Indonesia. (X/@AFCAjax)
JawaPos.com–Simon Tahamata namanya kembali mencuat setelah dikabarkan akan mengisi posisi strategis di staf kepelatihan Patrick Kluivert. Legenda Ajax Amsterdam itu santer bakal menjadi kepala pemandu bakat Timnas Indonesia.
Nama Simon Tahamata menjadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir. Dia disebut akan menjadi staf pelatih baru Timnas Indonesia.
Simon Tahamata akan dipercaya sebagai kepala pemandu bakat yang tugasnya mencari pemain-pemain berbakat untuk skuad Garuda.
Sebelumnya, Patrick Kluivert sudah dibantu Denny Landzaat, Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, dan Sjoerd Woundenberg (pelatih kiper). Kabar Simon Tahamata akan menjadi pemandu bakat Timnas Indonesia diungkapkan jurnalis Belanda, Dennie van Laar pada akun X pribadinya.
Dennie van Laar mengabarkan bahwa Simon Tahamata tak akan kembali ke Ajax, meskipun dia sudah lama mengharapkannya.
"Tetap tenang di klub. Kini tantangan besar baru menantinya, dia akan menjadi Ketua Bidang Pemandu Bakat di Indonesia, di mana Patrick Kluivert menjadi pelatih nasional," tulis Dennie van Laar.
Tulisan van Laar merujuk dari laporan Voetbalprimeur. Dalam tulisannya media Belanda tersebut menyebut jika Simon Tahamata akan bekerja sama dengan pelatih tim nasional Patrick Kluivert, yang pada gilirannya akan dibantu asisten Denny Landzaat dan Alex Pastoor.
Dalam perannya sebagai kepala pemandu bakat, Tahamata akan bertanggung jawab untuk mencari bibit-bibit pemain mumpuni. Baik di Indonesia sendiri maupun di antara pemain keturunan Indonesia di luar negeri, termasuk Belanda.
"Dalam peran barunya, Tahamata akan bertanggung jawab untuk mencari pemain berbakat, baik di Indonesia sendiri maupun di antara para pemain keturunan Indonesia di luar negeri, termasuk Belanda," tulis Dennie van Laar.
Penunjukan ini sesuai dengan visi jangka panjang Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) yang berkomitmen pada pengembangan menuju Piala Dunia 2026. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI terkait kabar mengenai Simon Tahamata ini.
Profil Simon Tahamata
Simon Tahamata memulai karir sepak bola di klub kecil TSV Theole Tiel dari 1967 hingga 1971. Pada 1971, dia bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam dan menghabiskan waktu hingga 1975 di klub tersebut.
Simon Tahamata lalu debut bersama Ajax pada 1976 dalam pertandingan melawan FC Utrecht yang berakhir dengan kemenangan 7-0. Selama waktu bersama Ajax, dia memenangkan tiga gelar Eredivisie (1976-1977, 1978-1979, dan 1979-1980) dan satu Piala KNVB pada musim 1978-1979.
Total, Simon juga memainkan 149 pertandingan dengan mencetak 17 gol dan memberikan 33 assist di Ajax. Selanjutnya, Simon pernah bermain untuk Standard Liege (1980-1984), Feyenoord Rotterdam (1984-1987), Beerschot dan Germinal Ekeren (1987 - 1996).
Lalu berbicara soal timnas, Simon Tahamata membuat debutnya untuk Timnas Belanda pada 22 Mei 1979 dalam laga peringatan ke-75 FIFA melawan Argentina di Bern, Swiss. Dia tampil total 22 pertandingan internasional, mencetak dua gol untuk Belanda. Karir internasionalnya berlangsung dari 1979 hingga 1986.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
