
Pemain timnas Uruguay merayakan kemenangan adu penalti atas Brazil pada perempat final Copa Amerika di Allegiant Stadium, 6 Juli 2024. (ANTARA/AFP/KEVORK DJANSEZIAN)
JawaPos.com- Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan dunia sepak bola internasional. Setelah sebelumnya santer diberitakan bahwa Rusia tertarik menggelar laga uji coba, kali ini giliran Timnas Uruguay yang menyatakan minatnya untuk menjajal kekuatan skuad Garuda.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Christina Gonzalez, saat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, di Jakarta pada Senin (19/5).
Menurut Christina, Uruguay siap datang langsung ke Indonesia untuk melangsungkan laga persahabatan internasional, bahkan dengan menurunkan pemain-pemain terbaik mereka.
"Uruguay ingin mengadakan pertandingan uji coba di Indonesia dengan menghadirkan pemain inti dari kedua tim nasional, jika memungkinkan," ungkap Christina Gonzalez.
Tak hanya soal sepak bola, Christina juga menyinggung sejarah kerja sama olahraga kedua negara. Uruguay dan Indonesia pernah bekerja sama dalam pengembangan pemain muda Indonesia lewat program pelatihan di Uruguay pada periode 2007 hingga 2011.
Christina pun berharap bentuk kerja sama seperti ini bisa kembali dilakukan di masa depan. "Kami juga terbuka jika Indonesia ingin menyelenggarakan kegiatan olahraga di Uruguay. Apakah itu bulu tangkis, pencak silat, atau olahraga lainnya," sambungnya.
Menariknya, tawaran pertandingan ini juga menjadi bagian dari peringatan 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uruguay pada 2026 mendatang.
Menpora Dito menyambut baik rencana laga uji coba tersebut dan menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan PSSI.
Menurut dia, laga ini berpotensi menjadi momentum berharga bagi Indonesia, apalagi jika bisa masuk ke dalam agenda FIFA Matchday, yang dapat berdampak langsung pada peningkatan peringkat FIFA Timnas Indonesia.
"Rencana uji coba ini sangat bagus. Nantinya bisa dikomunikasikan dengan PSSI untuk menentukan format terbaiknya, apakah sebagai laga persahabatan biasa atau masuk agenda FIFA Matchday," ujar Dito.
Tak hanya itu, Dito juga mengapresiasi undangan Uruguay bagi Indonesia untuk menggelar kegiatan olahraga di negara mereka.
Ia menilai hal ini sebagai peluang emas untuk mengenalkan budaya dan olahraga khas Indonesia ke panggung dunia, termasuk mendorong pencak silat masuk ke Olimpiade 2028 Los Angeles.
Kesiapan Uruguay membawa tim terbaik mereka menjadi sinyal bahwa laga ini akan berlangsung dengan kualitas tinggi.
Uruguay sendiri saat ini berada di peringkat 13 dunia versi FIFA dan dihuni banyak bintang yang merumput di klub-klub top Eropa. Ini tentu akan menjadi tantangan besar sekaligus pengalaman berharga bagi Timnas Indonesia jika laga ini benar-benar terwujud.
Secara historis, Indonesia dan Uruguay telah tiga kali bertemu di laga internasional, dengan Garuda pernah mencatat satu kemenangan bersejarah pada tahun 1974.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
