
The Jakmania menjadi suporter yang paling banyak datang ke stadion saat Persija berlaga. Dua pertandingan Macan Kemayoran menjadi laga dengan penonton terbanyak Liga 1 musim ini. (Istimewa)
JawaPos.com - Ada yang berbeda dalam sesi latihan Persija Jakarta pada Selasa (13/5) sore. Puluhan The Jakmania menggeruduk tempat Macan Kemayoran berlatih untuk menegur sekalian memotivasi para pemain.
Sejumlah suporter Persija Jakarta yang tergabung dalam Jakmania Kampus (Jakampus) berbondong-bondong datang ke Persija Training Center, Bojongsari, Jawa Barat, sore kemarin.
Mereka turut membawa spanduk kecewa. Spanduk itu bertulisan 'Jangan Rusak Persija Kami', yang terpajang di pagar tempat latihan Rizky Ridho dkk. Kekecewaan itu disinyalir karena inkonsistensi klub dan juga masalah internal yang menghampiri Persija musim ini.
Selain itu, Jakampus juga memberikan bunga sebagai tanda untuk menyemangati para pemain dalam mengarungi dua laga sisa. Mereka berharap Persija Jakarta dapat mengarungi pertandingan hingga akhir musim dengan baik.
Karteker Persija Jakarta, Ricky Nelson pun menyampaikan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Jakmania Kampus. Dia yakin kehadiran mereka dapat menambah motivasi tim untuk melawan PSS Sleman (17/5) dan Malut United FC (23/5).
"Terima kasih dukungan teman-teman dari Jakmania. Tentu itu adalah sebuah ekspresi diberikan oleh Jakmania untuk lebih semangat lagi dalam melawan PSS Sleman dan Malut United FC di dua laga terakhir," kata Ricky Nelson.
"Kami berterima kasih, dan berharap ini jadi sebuah motivasi untuk kita sebagai tim untuk bertanding di dua laga terakhir," tambahnya.
Ruang ganti Persija, kata Ricky Nelson, juga dalam kondisi yang bagus. Sebab Macan Kemayoran akhirnya bisa menang lagi setelah dua kali kalah.
Persija sebelumnya menang telak 3-0 atas Bali United FC di Jakarta International Stadium pekan lalu. Hasil itu membangkitkan semangat dan motivasi tim kembali.
"Kondisi ruang ganti oke, kemenangan membuat pemain percaya diri. Tapi menang (sekali) saja enggak cukup, karena kami akan melawan yang berbeda lagi, mulai dari nol lagi, harus lebih konsisten lagi, dan siap," tuturnya.
"Tidak boleh terlalu di atas, karena Sleman juga lagi butuh poin, dan kami harus berpikir tekanan-tekanan dari mereka nanti harus bisa kita atasi," pungkas Ricky Nelson.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
