Kondisi bus yang ditumpangi skuad Persik Kerdiri pasca dilempari oleh oknum suporter Arema FC.
JawaPos.com - Polres Malang terus berupaya untuk mengungkap insiden pelemparan batu yang dialami Tim Persik Kediri setelah bertanding melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu petang (11/5).
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar mengatakan bahwa pihak kepolisian telah memeriksa empat saksi untuk mengungkap identitas dalang di balik insiden tersebut.
"Tim dari Satreskrim Polres Malang melakukan pemeriksaan saksi, totalnya ada empat orang telah dimintai keterangan," tutur AKP Bambang kepada awak media di Malang, Senin (12/5).
Dua dari empat saksi yang telah menjalani pemeriksaan merupakan korlap Aremania (suporter Arema FC). Mereka adalah pihak yang bertugas mendampingi bus yang membawa pemain dan official Persik Kediri.
"Dua korlap yang ditunjuk manajemen mendampingi bus Persik, sudah dimintai keterangan. (Dua saksi lain yaitu) warga sekitar (yang menyaksikan insiden pelemparan batu)," imbuhnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Malang berhasil mengumpulkan barang bukti, berupa satu buah batu yang diduga dilemparkan oleh oknum suporter, hingga sisi kiri bus tim Persik Kediri mengalami pecah-pecah.
"Ada batu dan pecahan kaca bus. Kami masih mencari bukti tambahan," tukas AKP Bambang.
Sebagai informasi, setelah sekian lama, Arema FC akhirnya kembali menggelar laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Malang saat menjamu Persik Kediri di pekan ke-32 Liga 1 pada Minggu (11/5) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan berakhir 3-0 untuk Persik Kediri. Gol-gol kemenangan dicetak oleh bek Vava Mario Yagalo pada menit ke-25, striker Ramiro Fergonzi pada menit ke-72, dan kapten Ze Valente pada menit ke-82.
Sayangnya, ketika tim yang dijuluki Macan Putih itu meninggalkan Stadion Kanjuruhan untuk menuju hotel di daerah Kepanjen, bus yang dinaiki Ze Valente cs mendapat teror lemparan batu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Terlihat dari rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial. Bus tim Persik Kediri dilempari batu oleh oknum dari sisi kiri dan kanan jalan. Akibatnya, kaca bus pecah cukup parah.
Aksi anarkis oknum Aremania sontak mendapat kecaman dari pecinta sepak bola Indonesia. Mereka seakan-akan tidak belajar atas tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022, yang menewaskan sekitar 135 orang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
