Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 14.18 WIB

Polres Malang Selidiki Aksi Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri, Aremania Dituding Kembali Berulah Setelah Kalah 0-3 di Kanjuruhan

Kondisi bus yang dinaiki pemain Persik Kediri usai dilempari oleh oknum Aremania. (X @tweetpersik) - Image

Kondisi bus yang dinaiki pemain Persik Kediri usai dilempari oleh oknum Aremania. (X @tweetpersik)

JawaPos.com - Polres Malang bergegas melakukan penyelidikan terhadap insiden bus Persik Kediri dilempari batu oleh oknum suporter, usai menang melawan Arema FC 0-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu petang (11/5).

"(Pelemparan bus Persik) masih dalam penyelidikan dan investigasi dari Satreskrim Polres Malang," ujar Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinanjar kepada awak media, Minggu (11/5).

AKP Bambang menyebut tim Persik Kediri berencana menempuh jalur hukum terkait insiden pelemparan batu. "Informasi dari Kasatreskrim, dari Persik masih mau melaporkan," imbuh Bambang.

Sebelumnya, Aksi oknum suporter diduga Aremania yang melempari batu ke arah bus tim Persik Kediri menjadi buah bibir di masyarakat. Terutama di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.

Insiden ini terjadi usai Persik Kediri menang telak melawan Arema FC dengan skor 0-3 pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Minggu petang (11/5).

Pesta gol Persik diawali oleh bek Vava Mario Yagalo pada menit ke-25, disusul striker Ramiro Fergonzi pada menit ke-72, dan kapten Ze Valente pada menit ke-82.

Ketika keluar dari stadion dan menuju hotel di daerah Kepanjen, bus persik melewati kerumunan Aremania.

dalam video yang viral di media sosial, tampak beberapa oknum suporter mengacungkan jari tengah ke arah bus yang ditumpangi pemain Persik.

tak lama, tiba--tiba terdengar suara kaca pecah. Rupanya, bus Tim Persik Kediri dilempari batu oleh suporter yang berjejer di sisi kiri dan kanan jalan.

Suasana mencekam pun terekam dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Akibatnya, kaca bus yang dinaiki oleh pemain dan official Persik Kediri mengalami pecah cukup parah.

Aksi anarkis oknum diduga Aremania itu sontak mendapat kecaman dari pecinta sepak bola Indonesia. Mereka seakan-akan tidak belajar atas tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022, yang menewaskan sekitar 135 orang.

"Belum lewat 1.000 hari tragedi Kanjuruhan Loh. Astaghfirullah baru pertama main di Kanjuruhan saja udah kaya gini," tulis akun X @tweetpersik dalam caption unggahan video dan foto, Minggu (11/5). 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore