Stadion JIS, kandang Persija Jakarta. (Dok Instagram Lestarindo)
JawaPos.com - Persija Jakarta akhirnya akan kembali berkandang di Jakarta International Stadium (JIS) saat menjamu Bali United FC. Lantas bagaimana kondisi rumput stadion mewah di Jakarta Utara tersebut setelah lama dalam perawatan?
Rumput menjadi masalah utama yang dimiliki oleh JIS dalam beberapa waktu belakangan. Terutama setelah dijadikan sebagai konser musik dua musisi/band luar negeri pada 1 Februari dan 8-9 Februari lalu.
Terakhir kali Persija Jakarta main di JIS adalah 19 Januari 2025. Setelah itu, Macan Kemayoran tak bisa menggunakan stadion kebanggaannya itu selama kurang lebih tiga bulan.
Bahkan sejak menandatangani nota kesepahaman dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada 20 Februari, Persija masih belum bisa menggunakan JIS. Paling anyar adalah ketika melawan Semen Padang FC, di mana awalnya JIS jadi kandang.
Tapi seminggu sebelumnya dipindahkan ke Stadion Pakansari. Penyebabnya rumput JIS masih dalam kondisi buruk dan butuh waktu lebih panjang untuk perawatan.
JIS baru bisa digunakan oleh Persija saat menjamu Bali United FC pada Sabtu (10/5) malam. Kondisi rumput stadion itu disebut sudah membaik dan layak untuk dipakai bermain sepak bola.
Berdasarkan unggahan Lestarindo Soccerfield selaku pengelola rumput JIS, terlihat area permukaan lapangan sudah mulai menghijau. Proses perawatan terus dilakukan dan disempurnakan agar stadion semakin siap dipakai.
Pola garis rumput JIS sudah mulai terbentuk. Bagian tengahnya pun kian menghijau. Tapi masih ada bagian yang terlihat belum sempurna, terutama sisi-sisi lapangan karena masih ada yang berwarna kecokelatan tanah.
Lestarindo pun mengakui rumput JIS masih ada yang belum sempurna. Mereka juga membeberkan penyebabnya.
"TERKINI. Jakarta International Stadium. Maaf Masih banyak spot-spot yang lambat pertumbuhannya," tulis Lestarindo.
Gambar tersebut diunggah pada Kamis (8/5). Artinya, masih ada waktu dua hari jelang pertandingan untuk pertumbuhan dan penyempurnaan rumput.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
