Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 04.48 WIB

Persebaya Surabaya Kebobolan di Detik-detik Akhir saat Lawan Persik Kediri, Bonek: Penyakit Lama Stadium 4

Selebrasi gol Bruno Moreira saat Persebaya Surabaya vs Persik Kediri. (Dok. Persebaya X) - Image

Selebrasi gol Bruno Moreira saat Persebaya Surabaya vs Persik Kediri. (Dok. Persebaya X)

JawaPos.com- Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang melawan Persik Kediri di pekan ke-31 Liga Indonesia.

Laga yang berakhir dengan skor 3-3 tersebut dimainkan di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/5).

Bruno Moreira menjadi pemain yang membawa Persebaya unggul di menit ke-34 dengan tendangan kerasnya di luar kotak penalti.

Namun setelah gol tersebut, penyerang Persik Ramiro Fergonzi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menjelang babak pertama berakhir, Flavio Silva kembali membawa Persebaya unggul.

Di awal babak kedua, Malik Risaldi mencetak gol di menit ke-48 yang membuat Persebaya kembali unggul 3-1.

Tim tuan rumah tetap berusaha mengejar ketertinggalan lewat kapten Persik Ze Valente yang mencetak gol di menit ke-53. Kemenangan Persebaya harus pupus setelah Fergonzi mencetak gol keduanya di menit ke-90+6.

Kebobolan di menit, bahkan kali ini detik akhir seakan menjadi penyakit yang tak kunjung sembuh bagi Persebaya di musim ini. hal itu  dan menjadi sorotan Bonek.

"Penyakit lawas stadium 4..gak isok diobati (Penyakit lama stadium 4, gak bisa diobati)," tulis salah satu akun Bonek di komentar postingan @onlinepersebaya.

Masalah fokus menjadi sorotan Bonek yang menjadi penyebab Persebaya gagal mendapatkan poin penuh.

"Kapan warasmu jolll, pancet ae menit akhir mesti gak fokus (Kapan sembuh jol, selalu menit akhir tidak fokus)," tulis komentar Bonek lainnya.

Bahkan ada Bonek yang berkomentar bahwa kebobolan di menit akhir sudah terjadi sejak Persebaya dilatih Aji Santoso.

"Ket jaman e Aji sampai saiki, heran aku mesti kebobolan menit akhir (Dari jaman Aji sampai sekarang, heran aku selalu kebobolan menit akhir)."

Musim ini, Persebaya sudah tiga pertandingan kebobolan di menit akhir. Saat melawan Persis Solo, Februari lalu, Persebaya harus kalah setelah Ramadhan Sananta mencetak gol di menit ke 90+3 dan membawa Persis Solo menang 2-1.

Selain itu, ketika laga imbang menghadapi PSIS Semarang, Maret lalu. Persebaya yang unggul lewat Francisco Rivera sejak babak pertama harus rela kebobolan di menit akhir saat Septian David Maulana mencetak gol di menit ke-90+4.

Hasil imbang ini membuat Persebaya harus tertahan di posisi ketiga klasemen sementara, dan memuluskan jalan Persib Bandung menjadi juara Liga 1.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore