
Selebrasi gol Bruno Moreira saat Persebaya Surabaya vs Persik Kediri. (Dok. Persebaya X)
JawaPos.com- Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang melawan Persik Kediri di pekan ke-31 Liga Indonesia.
Laga yang berakhir dengan skor 3-3 tersebut dimainkan di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/5).
Bruno Moreira menjadi pemain yang membawa Persebaya unggul di menit ke-34 dengan tendangan kerasnya di luar kotak penalti.
Namun setelah gol tersebut, penyerang Persik Ramiro Fergonzi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menjelang babak pertama berakhir, Flavio Silva kembali membawa Persebaya unggul.
Di awal babak kedua, Malik Risaldi mencetak gol di menit ke-48 yang membuat Persebaya kembali unggul 3-1.
Tim tuan rumah tetap berusaha mengejar ketertinggalan lewat kapten Persik Ze Valente yang mencetak gol di menit ke-53. Kemenangan Persebaya harus pupus setelah Fergonzi mencetak gol keduanya di menit ke-90+6.
Kebobolan di menit, bahkan kali ini detik akhir seakan menjadi penyakit yang tak kunjung sembuh bagi Persebaya di musim ini. hal itu dan menjadi sorotan Bonek.
"Penyakit lawas stadium 4..gak isok diobati (Penyakit lama stadium 4, gak bisa diobati)," tulis salah satu akun Bonek di komentar postingan @onlinepersebaya.
Masalah fokus menjadi sorotan Bonek yang menjadi penyebab Persebaya gagal mendapatkan poin penuh.
"Kapan warasmu jolll, pancet ae menit akhir mesti gak fokus (Kapan sembuh jol, selalu menit akhir tidak fokus)," tulis komentar Bonek lainnya.
Bahkan ada Bonek yang berkomentar bahwa kebobolan di menit akhir sudah terjadi sejak Persebaya dilatih Aji Santoso.
"Ket jaman e Aji sampai saiki, heran aku mesti kebobolan menit akhir (Dari jaman Aji sampai sekarang, heran aku selalu kebobolan menit akhir)."
Musim ini, Persebaya sudah tiga pertandingan kebobolan di menit akhir. Saat melawan Persis Solo, Februari lalu, Persebaya harus kalah setelah Ramadhan Sananta mencetak gol di menit ke 90+3 dan membawa Persis Solo menang 2-1.
Selain itu, ketika laga imbang menghadapi PSIS Semarang, Maret lalu. Persebaya yang unggul lewat Francisco Rivera sejak babak pertama harus rela kebobolan di menit akhir saat Septian David Maulana mencetak gol di menit ke-90+4.
Hasil imbang ini membuat Persebaya harus tertahan di posisi ketiga klasemen sementara, dan memuluskan jalan Persib Bandung menjadi juara Liga 1.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
