Aksi Elkan Baggott saat masih berseragam Timnas Indonesia. (Instagram Elkan Baggott)
JawaPos.com - Di balik sosok Elkan Baggott yang kini dikenal luas sebagai pemain Timnas Indonesia, tersimpan cerita masa kecil yang cukup mengejutkan. Pemain berdarah Indonesia-Inggris ini rupanya tak langsung bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Sebelum serius meniti karier di lapangan hijau, Elkan sempat mempertimbangkan jalan hidup yang sangat berbeda: menjadi seorang pilot.
Cerita ini ia ungkapkan dalam podcast Sherbert Lemon yang tayang di YouTube. Elkan menjelaskan bahwa sejak kecil dirinya memang sudah gemar bermain bola. Ia bahkan sempat tergabung dalam berbagai tim sepak bola di sekolah. Namun, ketika itu, ia belum membayangkan akan menjadikan sepak bola sebagai jalur profesionalnya.
"Saya sangat menyukai sepak bola dari kecil. Saya main untuk tim sekolah, bahkan ada sekitar enam tim yang saya ikuti saat itu, kemudian saya pindah ke sini (Inggris)," kata Baggott dikutip dari Youtube Serbert Lemon.
"Awalnya saya tinggal di Indonesia. Setelah pindah, ayah saya menghubungi tim Sunday League lokal dan saya pun bermain di sana," ucap Baggott menambahkan.
Meski memiliki kecintaan terhadap sepak bola, Elkan ternyata sempat memiliki ambisi lain yang cukup jauh dari dunia olahraga. Ia pernah bercita-cita menjadi pilot. Dunia penerbangan sempat membuatnya tertarik sebelum akhirnya memutuskan untuk fokus sepenuhnya ke sepak bola.
"Saya memang menyukainya (sepak bola), tapi tidak pernah benar-benar berpikir untuk menjalaninya secara profesional. Saya punya aspirasi lain," kata Baggott.
"Tapi ketika saya mendapat kesempatan masuk ke Ipswich Academy, saya pikir ini kesempatan sekali seumur hidup. Kalau gagal, saya masih bisa mengejar karier lain," ucap Baggott menambahkan.
Persimpangan jalan antara menjadi pilot atau pesepak bola sempat membuat Elkan bimbang. Bahkan ketika ia sudah berada di akademi sepak bola Ipswich Town, keinginannya untuk menjadi pilot masih belum sepenuhnya padam.
"Bahkan saat di Ipswich Academy, saya sempat ragu apakah akan melanjutkan ke sepak bola atau mengejar jalur pilot komersial," kata pemain yang lahir di Bangkok, Thailand ini.
"Ada tetangga saya yang menyarankan, 'Ini kesempatan sekali seumur hidup, lakukan saja.' Saya sangat bersyukur telah mengikuti nasihat itu," ucap Baggott mengisahkan.
Namun perjalanan karier Elkan sebagai pesepak bola profesional juga tidak sepenuhnya mulus. Di balik ketenaran dan jutaan pengikut di media sosial—sekitar 2,3 juta followers di Instagram—ia juga harus menghadapi sisi gelap dunia maya. Salah satunya adalah pengalaman tak menyenangkan di platform Twitter.
"Ya, karena saya punya pengalaman dengan Twitter, Jadi beberapa tahun lalu, saat saya bertanding, lalu saya masuk ke ruang ganti. Hal pertama yang saya lihat adalah Twitter," kata Elkan Baggott dalam podcast bersama Brand Stories.
Reaksi publik yang tak selalu positif sempat membuat Elkan merasa terguncang secara mental. Ia kemudian memilih untuk menjauh dari Twitter demi menjaga kesehatan mentalnya. Saat ini, ia mengatur media sosialnya sendiri, tanpa admin, dan menggunakan dengan sangat hati-hati.
"Tapi sangat penting untuk menjauh dari media sosial. Karena Anda tahu, itu bukan hanya saya, tetapi 95 persen pemain sepak bola juga merasakannya. Saya berpikir, kita akan terus-menerus melihat penilaian orang terhadap kita," imbuhnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
