Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 06.21 WIB

Alarm untuk Macan Kemayoran! Persija Wajib Tampil Tanpa Cela demi Posisi Empat Besar

Hanif Sjahbandi, gelandang Persija Jakarta pada sesi latihan jelang melawan Borneo (Dok. Persija.id)

JawaPos.com - Empat pertandingan terakhir akan jadi penentu nasib Persija Jakarta musim ini. Macan Kemayoran akan menghadapi lawan-lawan yang tak mudah, yakni Borneo FC (4/5), Bali United (10/5), PSS Sleman (17/6), dan Malut United (25/5).

Empat laga itu bukan sekadar pertandingan biasa, tapi misi untuk meraih target finis di empat besar klasemen akhir yang sudah ditetapkan pada awal musim. Beban berat dipikul sang pelatih, Carlos Pena. Apalagi performa tim saat ini sedang naik-turun.

Inkonsistensi masih menjadi masalah utama Macan Kemayoran. Kemenangan atas Persik di pekan ke-29 seolah menjadi titik balik, tapi harapan itu langsung pupus.

Persija justru takluk di kandang sendiri saat menjamu Semen Padang. Kekalahan 0-2 menjadi tamparan keras bagi seluruh tim.

"Pukulan yang sangat berat buat kami semua karena kami bermain di kandang kalah dengan skor 0-2. Itu bukan hal yang bagus," kata Hanif Sjahbandi, gelandang Persija.

Hanif tak menampik bahwa kekalahan itu cukup menyakitkan. Ia berharap tim segera bangkit dan tampil lebih solid.

"Hasil itu sangat memalukan. Saya harap ini menjadi pelajaran bagi saya pribadi dan teman-teman untuk mengarungi sisa Liga 1 musim ini," lanjutnya.

Hanif menyebut pentingnya memperkuat lini belakang serta mempertajam serangan jika ingin mengakhiri musim di posisi empat besar. Masih ada empat pertandingan untuk membuktikan itu.

Sementara ini, Persija berada di urutan kelima klasemen Liga 1. Mereka mengoleksi 47 poin dari 13 kemenangan, delapan hasil imbang, dan sembilan kekalahan.

Peluang untuk mengejar posisi empat besar masih terbuka lebar. Mereka hanya terpaut 3 poin dari Malut United, lawan yang juga akan dihadapi saat pertandingan terakhir.  Namun, Persija tidak boleh sampai terpeleset lagi.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, turut melontarkan kritik tajam atas penampilan tim pekan lalu. Ia menyebut pertandingan melawan Semen Padang sebagai titik terendah.

"Hasil laga melawan Semen Padang sangat-sangat mengecewakan. Tim tidak memiliki daya juang di lapangan. Hal ini menjadi sinyal darurat untuk Persija," tegas Prapanca.

Ia juga menyampaikan bahwa posisi Carlos Pena sebagai pelatih sedang dievaluasi. Nasibnya bisa ditentukan dalam waktu dekat.

"Penampilan semalam adalah yang terburuk dan menjadi alarm bagi semua komponen di dalam tim. Masa depan pelatih Carlos Pena akan ditentukan dalam minggu ini," tuturnya.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore