Pesepak Bola Persija Jakarta Muhammad Ferarri pada pertandingan Liga 1 melawan PSIS Semarang di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/3/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Bek Persija Jakarta, Muhammad Ferarri, telah terbebas dari sanksi tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI saat duel melawan Semen Padang FC. Namun, pemain berusia 21 tahun itu masih terancam tak bisa bermain membela Macan Kemayoran.
Bukan rahasia lagi jika Muhammad Ferarri sudah menjadi pemain penting bagi Persija Jakarta. Dia adalah pilihan utama pelatih Carlos Pena untuk regulasi wajib memainkan pemain di bawah 22 tahun (U-22) di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Hingga pekan ke-29, Ferarri tercatat sudah memainkan 21 pertandingan untuk Persija musim ini. Istimewanya lagi, dia tampil sebagai starter sebanyak 19 kali, dengan 15 di antaranya bermain penuh alias 90 menit.
Total Muhammad Ferarri sudah mencatatkan 1.654 menit sekaligus masuk dalam daftar sepuluh pemain U-22 dengan jumlah menit bermain terbanyak di Liga 1 2024/2025 yang dirilis oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Namun, penampilan Ferarri belakangan menurun. Terakhir, dia membuat kesalahan fatal saat membela Persija melawan Madura United FC pada pekan ke-27, 6 April 2025.
Dalam laga itu, Ferarri yang diturunkan sebagai starter langsung mendapatkan hukuman kartu dalam 40 menit. Pertama adalah kartu kuning pada menit ke-19, sementara yang kedua adalah kartu merah jelang babak pertama berakhir dalam waktu normal.
Kartu merah itu membuat Persija langsung kebobolan dari Madura United FC lewat titik putih. Macan Kemayoran pun bermain dengan 10 orang hingga akhir dan kalah tipis 0-1 dari Laskar Sape Kerrab.
Akibat kartu merah itu, Ferarri harus melewatkan pertandingan Persija berikutnya ketika menghadapi Persebaya Surabaya. Dia lalu menerima hukuman tambahan dari Komite Disiplin PSSI berupa satu larangan bermain tambahan, yang berarti harus absen juga saat Persija melawan Persik Kediri.
Ferarri pun telah melalui hukuman larangan bermain dalam dua laga. Pemain yang juga polisi aktif itu sudah bisa dimainkan oleh Persija Jakarta pada pekan ke-30 Liga 1 2024/2025 melawan Semen Padnag FC di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (27/4).
Namun, beberapa hari jelang pertandingan, kabar buruk datang dari Pelatih Carlos Pena. Ferarri dilaporkan mengalami cedera dan terancam kembali absen membela Macan Kemayoran.
"Saya meragukan Ferrari, karena dia cedera. Ferrari ada masalah ketika latihan kemarin," kata Carlos Pena di Nirwana Park Sawangan, Selasa (22/4).
Tapi, Pena tidak menjelaskan lebih rinci soal cedera yang dialami Ferarri. Ini jelas kabar buruk bagi Persija Jakarta karena mereka berarti masih kehilangan sang bek.
Apalagi, Ferarri bukan satu-satunya pemain yang bermasalah dengan cedera. Sejauh ini ada dua nama lain yang juga merasakan hal serupa, yakni Ilham Rio Fahmi dan Witan Sulaeman. Keduanya mengalami cedera saat melawan Persebaya Surabaya, dan diprediksi akan absen kembali.
Terlepas dari itu, Carlos Pena menyatakan bahwa Persija akan siap melawan Semen Padang FC. Meskipun Ferarri dan Witan serta Rio Fahmi masih akan absen, dia yakin Macan Kemayoran dapat poin penih.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
