
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak. (dok. Persib)
JawaPos.com–Apa jadinya bila tim yang berburu poin untuk juara menghadapi tim yang mengincar poin untuk keluar zona degradasi? Hal itu bakal terjawab ketika tim pemuncak klasemen Liga 1 Persib Bandung melawan tim papan bawah PS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (26/4), (live Indosiar pukul 19.00 WIB).
Saat ini, Persib mengantongi 61 poin dari 29 pertandingan. Keunggulan cukup jauh atas Dewa United yang berada di peringkat kedua dengan 53 poin hasil dari 30 pertandingan. Artinya, jalan Persib untuk bisa juara semakin lapang dengan memenangkan dua pertandingan ke depan.
Sedangkan, Sleman baru mengumpulkan 22 poin. Tim asal Jogjakarta itu tertinggal dari Barito Putera yang menempati peringkat ke-15, alias batas aman dengan 29 poin.
Duel yang seperti bak bumi dan langit. Apalagi, PS Sleman tidak bisa diperkuat beberapa pilar karena cedera dan akumulasi kartu. Seperti Cleberson Souza, Abduh Leataluhu, Betinho, hingga Riko Simanjuntak.
Namun, pelatih Persib Bojan Hodak tak ingin tim besar kepala. Dia menegaskan bahwa timnya selalu kesulitan melawan tim yang tengah berjuang lolos dari zona degradasi. Seperti ditahan imbang 0-0 saat menjamu Madura United pada 22 Februari hingga hanya menang tipis 1-0 kala away melawan PSIS Semarang pada 9 Februari.
"Mereka (PSS) berbenah di putaran kedua. Saya yakin mereka akan berusaha dan berjuang untuk hidup mereka, dan menghindari degradasi," ujar Bojan saat preskon, Jumat (25/4).
Juru taktik asal Kroasia itu juga meyakini lawan akan tampil all out untuk mendapatkan hasil bagus. Dia mengingatkan anak asuhnya untuk fokus dan tetap bekerja keras dalam pertandingan. Hodak ingin timnya bisa mendominasi sejak menit awal.
"Ini untuk mendapatkan hasil yang positif untuk kami," ucap Bojan Hodak.
Gelandang Persib Marc Klok menegaskan tim harus melipatgandakan semangat untuk mengimbangi PSS yang berjuang keluar zona merah. "Mereka akan semangat untuk menang karena tidak mau degradasi. Mereka pasti akan all out," kata Marc Klok.
Mantan pemain PSM Makassar dan Persija Jakarta itu ingin secepat mungkin mendapat poin untuk penentu juara. "Jadi harus tiga poin dari lawan yang kami butuhkan dan harus main maksimal buat ambil itu," tandas Marc Klok.
Pelatih PS Sleman Pieter Huistra menegaskan PSS Sleman masih memiliki peluang untuk meraih kemenangan. PSS harus bermain sama baik ketika bertahan dan menyerang.
"Sudah kami ketahui Persib tentu punya banyak pemain bagus," sebut Pieter Huistra.
Pieter mengakui bahwa salah satu masalah yang menerpa tim adalah terkait mental pemain. Terlebih PSS tak kunjung bangkit dan menelan tiga kekalahan beruntun. PSS takluk dari Persis Solo (1-4), ditundukkan PSBS Biak (1-2), dan kalah dari Dewa United (0-1).
“Kami tahu saat berada di situasi seperti ini tentu saja mempengaruhi mentalitas pemain," kata Pieter Huistra.
Namun, dia menegaskan tim siap bekerja keras serta terus berupaya meningkatkan kualitas permainan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
