
Pemian Persebaya Dejan Tumbas. (dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com–Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Madura United pada Minggu (20/4) malam di Stadion Gelora Bung Tomo menyuguhkan drama emosional tak terlupakan. Tak hanya karena Green Force sukses mengamankan tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0, tetapi juga karena perjuangan luar biasa dari gelandang asing mereka, Dejan Tumbas, yang tetap bermain meski mengalami cedera kepala.
Laga sejak menit pertama berlangsung sengit. Madura United tampil agresif dengan serangan dari Taufik Hidayat dan Ilham Syah, namun kiper Ernando Ari menunjukkan performa solid dan berhasil menjaga gawang Persebaya tetap aman.
Perlahan Persebaya bangkit. Duet Dejan Tumbas dan Rizky Dwi Pangestu memberikan tekanan balik yang hampir membuahkan hasil di menit ke-25.
Madura United tak tinggal diam. Peluang berbahaya dari Jordy Wehrmann dan Iran Junior sempat membuat jantung Bonek berdebar. Namun, pertahanan Persebaya tetap kokoh dan disiplin.
Ketegangan memuncak jelang turun minum saat Slavko Damjanovic diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras di akhir babak pertama.
Meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak awal babak kedua, semangat juang Persebaya justru meningkat. Toni Firmansyah digantikan Kadek Raditya untuk menyeimbangkan permainan, sementara Dejan Tumbas terus menjadi motor serangan.
Pada menit ke-49, dia hampir mencetak gol, menunjukkan determinasi tinggi meski dalam kondisi tak prima. Aksi terbaik Dejan hadir di menit ke-67, saat dia mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan Flavio Silva menjadi gol tunggal dalam laga itu.
Meski unggul jumlah pemain, Madura United tak mampu membalas, dan skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang.
Namun, kisah heroik malam itu datang setelah laga usai. Dejan Tumbas ternyata sempat mengalami benturan keras di kepala. Meski sempat mendapatkan perawatan dari tim medis, dia memilih tetap bertahan di lapangan hingga akhir pertandingan. Dedikasi tersebut langsung menyentuh hati para pendukung Persebaya.
Melalui kanal resmi klub, Persebaya memberikan pernyataan resmi terkait kondisi sang pemain.
“Dejan Tumbas menunjukkan semangat khas Arek Suroboyo. Meski mengalami luka di kepala, ia tetap bermain sampai pertandingan selesai. Saat ini Dejan dalam pengawasan ketat di rumah sakit, semoga lekas pulih,” tulis klub dalam unggahan mereka.
Respons publik tak kalah emosional. Linimasa media sosial dipenuhi pujian untuk Dejan. Banyak Bonek menyamakan sosok Dejan yang memakai perban di kepala dengan logo ikonik Bonek yang sedang mangap.
“Tumbas koyok logone Bonek pas diperban ndase. Sumpah kagum, meski cedera tetep main!” tulis Bonek menggambarkan betapa besar respek yang diberikan padanya.
Tak sedikit pula yang menilai bahwa meski belum mencetak gol sejauh ini, kontribusi Dejan sangat besar di setiap laga.
“Saya selaku keluarga besar Dejan Tumbas mengucapkan: Sangar awakmu, Cak!” tutur yang lainnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
