
Ernando Ari berjuang kembali jadi kiper utama Timnas Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com–Kemenangan mengejutkan Indonesia atas Australia di Piala Asia U-23 masih terngiang. Ernando Ari, kiper Persebaya Surabaya, menjadi pahlawan di balik sukses tersebut. Di laga penyisihan grup yang digelar di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, pada 18 April 2024, Ernando tampil gemilang sukses menggagalkan tendangan penalti Mohamed Toure, algojo Australia.
Sepakan Toure berhasil ditepis dengan cekatan oleh Ernando. Momen ini menjadi kunci keberhasilan Indonesia meraih kemenangan 1-0 melalui gol Kadek Agung.
Andrea Tri Widagdo, pelatih Ernando saat di PPLP Jawa Tengah, tak kaget dengan aksi heroik anak asuhnya. Dia yakin Ernando punya kemampuan luar biasa dalam menahan penalti. Kemampuan Ernando menepis penalti ternyata sudah terasah sejak di PPLP Jawa Tengah. Latihan khusus adu penalti menjadi bagian dari rutinitas di sana.
Menurut Andreas, ada budaya unik di PPLP untuk meningkatkan mental pemain. Pemain yang gagal mengeksekusi penalti harus mencuci jersey kiper sebagai hukuman.
"Ada budaya di PPLP, kalau pemain gagal cetak gol dari tendangan penalti harus cucikan jersey kiper-kiper. Jadi ada tantangan," ujar Andreas.
Budaya ini sudah diterapkan sejak Andreas mulai melatih di PPLP pada 2009. Ernando sendiri bergabung di PPLP dari 2017 hingga 2020 melalui jalur pantauan.
"Ernando sendiri di PPLP 2017-2020. Dia masuk lewat jalur pantauan," papar Andreas yang pernah membela Tim Pra PON Jateng 2004 itu.
Di PPLP, Ernando tak hanya diasah kemampuan teknisnya. Mental baja dan kepercayaan dirinya juga dibentuk melalui latihan intensif. Usai laga melawan Australia, Andreas memilih tak langsung menghubungi Ernando. Dia tak ingin mengganggu euforia sang kiper yang sedang menikmati kemenangan.
Meski begitu, Andreas mengaku sangat bangga dengan pencapaian Ernando. Baginya, prestasi anak didik adalah cerminan harga diri seorang pelatih.
"Biasanya komunikasi. Tapi tidak apa-apa, saya tetap bangga," papar Andreas yang semasa bermain berposisi sebagai bek itu.
Perjalanan Ernando tak berhenti di PPLP Jawa Tengah. Dia kemudian bergabung dengan Elite Pro Academy (EPA) Persebaya Surabaya dan meraih gelar juara EPA Persebaya Surabaya U-20. Karirnya terus menanjak hingga dipromosikan ke Timnas Indonesia U-23 dan senior. Kini, dia menjadi andalan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Di bawah asuhan pelatih Paul Munster, Ernando tampil konsisten bersama Persebaya Surabaya. Dia menjadi tumpuan tim untuk bersaing di papan atas klasemen Liga 1.
Statistik Ernando musim ini pun mengesankan dengan total 20 pertandingan dimainkan. Dia mencatatkan 6 clean sheets dan rata-rata 3,4 penyelamatan per laga. Performa apiknya membuat Ernando selalu mendapat panggilan Timnas Indonesia senior. Meski bersaing dengan Maarten Paes dan Emil Audero, ia tetap jadi pilihan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di Liga 1, Ernando bermain penuh selama 1800 menit tanpa absen. Rata-rata kebobolan 1,1 gol per laga menunjukkan ketangguhannya menjaga gawang Persebaya Surabaya. Kemampuan menepis penalti yang kini jadi sorotan tak lepas dari latihan keras di PPLP. Budaya hukuman mencuci jersey kiper ternyata membentuk mental juara Ernando.
Andreas menyebut latihan adu penalti di PPLP melatih insting dan keberanian kiper. Ernando mampu membaca arah bola dan mengambil keputusan cepat di momen krusial. Kini, Ernando tak hanya menjadi kebanggaan Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia. Dia juga inspirasi bagi kiper muda untuk terus berlatih dan pantang menyerah.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
