Selebrasi Ole Romeny dan Marselino Ferdinan saat merayakan kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain. (Instagram @oleromeny)
JawaPos.com - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, berbagi kisah menarik seputar perjalanannya bersama skuad Garuda dalam sebuah siniar yang dipandu Thom Haye di kanal YouTube The Haye Way, Minggu (12/4). Dalam kesempatan itu, pemain berdarah Belanda ini mengungkap cerita di balik momen selebrasi golnya yang viral hingga hubungan dekatnya dengan Marselino Ferdinan.
Romeny menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia saat menaklukkan Bahrain 1-0 dalam laga putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 25 Maret 2025. Namun, bukan hanya golnya yang menyita perhatian, melainkan juga selebrasinya yang tak berjalan mulus.
"Waktu pemanasan sebelum pertandingan, aku udah niat, kalau cetak gol, mau lompat ke pagar pembatas buat selebrasi bareng suporter," ujar pemain Oxford United tersebut.
"Tapi, ternyata aku cetak gol di sisi lapangan yang berbeda. Jadi aku lari ke arah pagar, tapi pas dekat, aku lihat ada kursi dan segala macam di situ," ungkapnya.
Romeny mengaku langsung memutuskan untuk mengubah arah lari. Namun nahas, ia terpeleset karena licinnya rumput sintetis dan terjatuh ke papan reklame.
"Dua kaki langsung ke arah papan, tangan luka semua," kenangnya sambil tertawa.
Meski selebrasinya sempat gagal, Romeny mendapat sambutan luar biasa dari publik SUGBK, termasuk chant khusus dari suporter yang memanggil namanya dengan "Ole, Ole". Ia mengaku bangga, meski belum sepenuhnya hafal liriknya.
"Namaku memang dibaca 'Ole', walau orang Belanda juga kadang beda-beda nyebutnya," ujarnya.
Dalam siniar itu, Romeny juga berbagi cerita soal hubungannya dengan Marselino Ferdinan. Kedekatan keduanya terbentuk sejak Romeny tiba di Oxford United pada awal 2025. Ia mengingat jelas momen pertama masuk ke ruang ganti dan disambut Marselino yang penuh semangat.
"Ada anak muda yang ceria banget. Dia langsung bikin aku merasa nyaman," tutur Romeny.
Ia bahkan menganggap Marselino seperti adiknya sendiri. "Aku belum punya mobil waktu itu. Dia rela nunggu beberapa jam setelah latihan buat nganterin aku pulang. Itu luar biasa," kagumnya.
Kebersamaan mereka tak hanya di klub, tapi juga berlanjut di Timnas Indonesia. Keduanya menjadi teman sekamar dan kerap menghabiskan waktu bersama, termasuk berjalan-jalan di Oxford. Romeny menyebut ada ikatan kuat yang terjalin sejak awal perkenalan.
Koneksi keduanya terbukti di atas lapangan. Saat menghadapi Bahrain, Marselino dan Romeny tampil solid, saling mendukung satu sama lain untuk membawa Garuda meraih kemenangan penting dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
