
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster dikabarkan hengkang ke Bhayangkara FC musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Kontrak Paul Munster bersama Persebaya Surabaya akan habis akhir musim ini. Kabar mengejutkan, pelatih asal Irlandia Utara itu kemungkinan besar tak lagi bersama Green Force musim depan.
Jawa Pos mendapat informasi Munster telah diincar Bhayangkara FC. Klub yang baru promosi ke Liga 1 itu pernah dilatih Munster pada periode 2019-2022.
Negosiasi antara Munster dan Bhayangkara FC sudah berlangsung sejak dua pekan lalu. Sumber Jawa Pos bahkan menyebutkan kedua pihak telah mencapai kesepakatan.
Jawa Pos langsung menghubungi Gabriel Budi, agen Paul Munster, untuk konfirmasi. Budi tidak membantah belum ada tawaran kontrak baru dari Persebaya Surabaya. Saat ini, Munster masih fokus menjalani pertandingan demi pertandingan. Budi belum memberikan jawaban terkait kemungkinan tawaran dari klub lain.
"Masih fokus game by game," kata agen pemain asli Surabaya itu.
Paul Munster sendiri memilih irit bicara soal masa depannya di Persebaya Surabaya. Dia hanya menegaskan fokusnya kini adalah memimpin tim melawan Persija Jakarta.
"Saya belum memikirkan hal itu. Saat ini saya masih fokus untuk memimpin Persebaya menghadapi Persija Jakarta di laga selanjutnya," terang pelatih 43 tahun tersebut.
Laga kontra Persija akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (12/4). Munster ingin skuadnya tampil maksimal saat kompetisi tinggal menyisakan tujuh pertandingan.
Munster mengaku belum memikirkan kontrak baru. Dia juga belum berkomunikasi dengan manajemen Persebaya Surabaya soal perpanjangan.
"Saya juga belum melakukan komunikasi dengan manajemen," beber pelatih kelahiran 9 Februari 1982 itu.
Manajemen Persebaya Surabaya Tunggu Akhir Musim
Manajemen Persebaya Surabaya mengambil sikap hati-hati terkait nasib pelatih 43 tahun itu. Direktur Operasional Candra Wahyudi menyebut belum ada tawaran kontrak untuk Munster. Situasi kontrak pelatih berbeda dengan pemain. Keputusan perpanjangan akan diambil setelah mengevaluasi hasil hingga akhir musim.
"Karena kontrak untuk pelatih ini kan situasinya beda (dengan pemain). Apakah kami perpanjang atau tidak, akan kami lihat hasilnya sampai akhir musim," beber Direktur Operasional Candra Wahyudi.
Manajemen tidak hanya memikirkan komposisi tim untuk musim depan. Mereka juga merancang strategi jangka panjang hingga tiga atau empat musim ke depan.
Keputusan soal pelatih menjadi salah satu pertimbangan krusial bagi Persebaya Surabaya. Candra menegaskan setiap langkah harus diambil dengan kalkulasi matang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
