Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 17.47 WIB

Bonek Nekat Tur ke GBK Meski Dilarang PSSI, Direktur Operasional Persebaya Surabaya: Kami Percaya Kedewasaan Suporter!

Candra Wahyudi. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya bersiap menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu, 12 April 2025. Namun, sorotan tertuju pada potensi kehadiran Bonek meski ada larangan suporter tamu di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, buka suara soal situasi ini. Ia yakin Bonek sudah memahami aturan dan bersikap dewasa.

“Saya rasa temen-temen Bonek sudah sangat paham aturan dan sudah tahu lah bagaimana situasi sepak bola kita. Dan, saya kira di musim ini beberapa kali sudah terbukti bagaimana temen-temen Bonek sangat dewasa menyikapi ini,” ujar Candra pada Rabu, 26 April 2025.

Candra menambahkan Bonek selalu menjaga sikap di laga tandang. Meski begitu, ia berharap suporter tetap bisa mendukung dengan tertib.

“Misalnya ketika tuan rumah melarang ya mereka akan memberikan penghormatan terhadap larangan itu. Meskipun ya kalau kita bicara sepak bola, kita nggak bisa membatasi ya, siapa saja bisa nonton asal memenuhi aturan dan tidak bikin kerusuhan,” ujar Candra.

Menurutnya, sepak bola seharusnya tak membatasi siapa pun untuk menonton. Asalkan, kata dia, semua mematuhi aturan dan tidak memicu kerusuhan.

“Ya mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar lah away ke Jakartanya, karena kita lebih seneng juga kalau ada suporter Persebaya juga,” tambahnya.

Larangan suporter tamu di Liga 1 diberlakukan PSSI sejak musim 2023/2024. Aturan ini muncul pasca Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022.

Kejadian di Malang itu mendorong PSSI memperketat regulasi keamanan. Salah satunya melarang fans tim tandang hadir di stadion.

Namun, aturan ini kerap dilanggar oleh suporter berbagai klub. Mereka tetap nekat melakukan tur untuk mendukung tim kesayangan.

Sebagai contoh, pada laga Persebaya Surabaya vs Persija di Surabaya, November 2024 lalu. Sejumlah fans Persija hadir di Stadion Gelora Bung Tomo.

Jakmania, sebutan suporter Persija, datang meski ada larangan serupa. Untungnya, tak ada keributan yang terjadi saat itu. Semuanya berjalan dengan damai dan lancar.

Meski begitu, Komite Disiplin PSSI tetap menjatuhkan sanksi. Persebaya Surabaya dan Persija didenda karena pelanggaran regulasi suporter.

Kejadian ini menunjukkan sulitnya menegakkan larangan suporter tamu. Semangat mendukung tim seringkali mengalahkan aturan resmi.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore