
Paul Munster. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Laga panas akan tersaji pada Sabtu, 12 April 2025, saat Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Karno. Duel klasik ini menjadi salah satu laga paling ditunggu di pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Persebaya Surabaya datang ke Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi setelah libur kompetisi yang cukup panjang. Pelatih Paul Munster memastikan timnya berada dalam kondisi siap tempur, baik secara fisik maupun mental.
Menurut Munster, latihan panjang yang dijalani usai jeda tidak membosankan karena dilakukan dengan metode menyenangkan. Ia menyebut variasi latihan membuat pemain tetap semangat meskipun intensitasnya cukup tinggi.
Beberapa hari terakhir, intensitas latihan Persebaya Surabaya mengalami peningkatan signifikan. Munster bahkan menggelar pertandingan internal 11 lawan 11 sebagai bagian dari pemanasan menjelang laga krusial.
Fokus utama latihan ialah membiasakan pemain kembali dalam atmosfer kompetitif setelah masa libur. Munster ingin timnya berada di level performa tertinggi ketika menghadapi Macan Kemayoran.
Menurut pelatih asal Irlandia Utara itu, rasa lelah usai latihan justru pertanda positif. “Itu indikator baik bahwa otot sedang beradaptasi dan stamina meningkat,” ujarnya tegas.
Ia menyebut fase maraton dalam kompetisi sudah berakhir dan kini saatnya sprint menuju garis akhir. Persebaya Surabaya akan mengoptimalkan setiap laga sisa untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen akhir.
Munster juga mengatakan seluruh pemain menunjukkan semangat luar biasa dalam sesi latihan. Mereka saling bersaing sehat untuk mendapatkan posisi di starting eleven.
Para pemain tampil segar secara fisik dan mental, sehingga siap memberikan penampilan terbaik. Pemulihan kondisi tubuh juga menjadi perhatian utama sebelum masuk pekan pertandingan.
“Puncaknya adalah pertandingan. Jadi, intensitas akan kami turunkan menjelang laga,” ujar Munster memastikan fase pendinginan akan dilakukan tepat waktu.
Persebaya Surabaya saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara dengan 48 poin. Mereka meraih 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kali kalah dari 27 laga.
Tim Green Force mencetak 32 gol dan kebobolan 28 kali, dengan selisih gol +4. Statistik tersebut menegaskan lini belakang Persebaya Surabaya tampil cukup solid sepanjang musim ini.
Sementara calon lawan mereka, Persija Jakarta, ada di posisi keempat klasemen. Macan Kemayoran mengumpulkan 43 poin hasil dari 12 kemenangan, tujuh imbang, dan delapan kekalahan.
Persija mencetak 41 gol dan kemasukan 32 gol sepanjang musim. Laga melawan Persebaya Surabaya menjadi peluang mereka untuk memangkas jarak di klasemen menjadi hanya dua poin.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
