Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah menghadapi dilema besar menjelang berakhirnya Liga 1 Indonesia 2024/2025. Masa depan pelatih kepala Paul Munster masih belum menemui kejelasan.
Pelatih asal Irlandia Utara itu berhasil membawa Persebaya Surabaya bangkit dari keterpurukan di paruh pertama musim. Namun, performa impresif tersebut belum cukup memastikan masa depannya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Saat ini, manajemen Persebaya Surabaya masih menimbang apakah akan mempertahankan Paul Munster untuk musim depan atau mencari sosok baru.
Kebimbangan itu mencuat seiring dengan banyaknya evaluasi yang dilakukan oleh manajemen Green Force.
Candra Wahyudi selaku Direktur Operasional Persebaya Surabaya secara terang-terangan masih menunggu hingga akhir musim untuk Paul Munster bisa memberikan prestasi lebih baik.
Ia mengakui performa tim musim ini memang meningkat, tapi belum mencapai target maksimal.
"Tentu pelatih yang bisa memberikan prestasi lebih baik untuk Persebaya, karena tahun lalu Persebaya berada di peringkat 12, tentu tahun ini ingin peringkat itu jauh lebih baik," kata Candra Wahyudi, Kamis, 27 Maret 2025.
Candra menambahkan manajemen ingin melihat lebih dulu hasil dari tujuh laga tersisa musim ini sebelum mengambil keputusan. Artinya, nasib Paul Munster benar-benar dipertaruhkan di ujung musim.
"Meskipun masih ada 7 pertandingan, kan bisa dilihat semua semua kemungkinan bisa terjadi. Kami bisa naik atau turun," kata Candra Wahyudi.
"Makanya kami tidak mau tergesa-gesa menentukan posisi pelatih. Kami akan support semaksimal mungkin tujuh pertandingan tersisa, nanti di akhir musim akan putuskan status pelatihnya seperti apa."
"Terkait evaluasi-evaluasi, apakah itu pemain atau pelatih masih terus berjalan. Termasuk posisi pelatih, juga kami akan melihat sampai bagaimana pencapaiannya maksimalnya di akhir musim nanti," tegas Candra Wahyudi.
"Ya tidak bisa kami sampaikan, tapi yang jelas langkah-langkah itu sudah kami pertimbangkan (berbicara dengan beberapa kandidat pelatih baru)," tandas Candra Wahyudi.
Meskipun membawa Persebaya Surabaya kembali bersaing di papan atas, gaya bermain pragmatis ala Paul Munster disebut-sebut menjadi catatan tersendiri.
Sebagian fans mulai mempertanyakan arah permainan tim yang dianggap terlalu berhati-hati dan minim kreasi menyerang.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
