
Pemain Persib Bandung Marc Anthony Klok berduel bola dengan Pesepak bola Persebaya Surabaya Dime Dimov pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian di kancah sepak bola Indonesia. Klub asal Kota Pahlawan ini kini masuk dalam jajaran tiga besar tim dengan nilai pasaran termahal di Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
Menurut data terbaru dari Transfermarkt, total nilai pasaran skuad Persebaya Surabaya saat ini mencapai Rp 79,09 miliar.
Angka ini hanya kalah dari dua tim papan atas lainnya, yaitu Persib Bandung dengan Rp 89,43 miliar dan Borneo FC Samarinda dengan Rp 84,30 miliar.
Persebaya Surabaya semakin menunjukkan keseriusannya dalam persaingan Liga 1 musim ini.
Dengan materi pemain berkualitas dan performa yang konsisten, tim asuhan Paul Munster berpeluang besar untuk terus bersaing di papan atas.
Menariknya, Persebaya Surabaya mengungguli rival klasiknya, Persija Jakarta, dalam hal nilai pasaran skuad. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu menempati posisi keempat dengan total nilai Rp 78,65 miliar, terpaut tipis dari Green Force.
Selebrasi Francisco Rivera saat Persebaya melawan PSIS Semarang. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
Dewa United menjadi klub dengan nilai pasaran tertinggi kelima setelah Persebaya Surabaya dan Persija.
Klub ini mencatatkan total Rp 75,18 miliar, menunjukkan bagaimana kompetisi di Liga 1 semakin kompetitif dari segi investasi pemain.
Bali United yang sebelumnya dikenal memiliki skuad mahal justru turun ke peringkat keenam dalam daftar ini. Tim asal Pulau Dewata memiliki nilai pasaran Rp 73,96 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan Dewa United.
Malut United yang merupakan tim promosi musim ini juga menunjukkan perkembangan nilai pasaran yang signifikan. Dengan nilai Rp 73,79 miliar, mereka sukses menempati peringkat ketujuh di antara klub-klub mapan lainnya.
PSM Makassar yang sempat berjaya beberapa musim lalu kini berada di posisi kedelapan dalam daftar ini. Klub asal Sulawesi Selatan tersebut memiliki nilai pasaran sebesar Rp 71,87 miliar, menunjukkan persaingan ketat di Liga 1.
Baca Juga: Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi Bantah Dekati Wiliam Marcilio dari Arema FC
Persita Tangerang mengalami sedikit penurunan dalam hal nilai pasaran. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu kini memiliki nilai Rp 68,83 miliar, turun dari angka sebelumnya yang mencapai Rp 71 miliar.
Persis Solo masih bertahan di posisi sepuluh besar klub dengan nilai pasaran tertinggi. Tim asal Kota Bengawan tersebut mencatatkan nilai Rp 67,96 miliar, tetap stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
