Wiliam Marcilio. (Media Arema FC)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menegaskan mereka tidak sedang mendekati William Marcilio dari Arema FC. Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, dengan tegas membantah rumor yang berkembang di media sosial.
Fokus utama tim saat ini adalah meraih hasil maksimal hingga akhir musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025. Evaluasi terhadap tim, baik dari sisi pemain maupun pelatih, tetap berjalan hingga kompetisi berakhir.
Candra menegaskan keputusan terkait posisi pelatih baru akan diambil setelah musim selesai. Manajemen ingin melihat performa secara menyeluruh sebelum mengambil langkah strategis.
"Evaluasi tim, baik pemain maupun pelatih, terus berjalan, termasuk posisi pelatih yang akan diputuskan setelah melihat hasil akhir musim nanti," kata Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi, Rabu (26/3/2025).
Persebaya Surabaya juga telah mulai mengevaluasi beberapa pemain yang diproyeksikan untuk jangka panjang. Harapannya, sekitar 70 hingga 80 persen fondasi tim saat ini tetap menjadi bagian utama skuad musim depan.
Mengenai pelatih untuk musim depan, Persebaya Surabaya ingin sosok yang mampu membawa prestasi lebih baik. Targetnya, tim bisa tampil lebih kompetitif dan konsisten dalam persaingan Liga 1.
Saat ini masih ada tujuh pertandingan tersisa yang menentukan perjalanan Persebaya Surabaya. Oleh karena itu, manajemen enggan mengambil keputusan tergesa-gesa soal pelatih maupun perekrutan pemain baru.
"Saat ini masih ada tujuh pertandingan tersisa, dan semua kemungkinan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, kami tidak mau tergesa-gesa menentukan pelatih," ujarnya.
Perencanaan tim terus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting. Semua lini, mulai dari lini depan, tengah, belakang, hingga penjaga gawang, menjadi perhatian utama.
Manajemen menilai lini depan masih belum maksimal dan perlu diperbaiki. Namun, peningkatan tidak hanya di sektor itu saja, melainkan juga dalam hal pertahanan dan distribusi bola.
Candra memastikan tim tidak hanya fokus pada perekrutan, tetapi juga perbaikan sistem permainan. Konsistensi dan kestabilan menjadi kunci agar Persebaya Surabaya lebih tangguh di musim depan.
"Itu juga tidak terbatas hanya di lini depan, tapi juga tengah, belakang, bahkan posisi kiper. Perencanaan dini sangat penting agar tim lebih siap menghadapi musim depan," ujarnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
