David da Silva jadi mantan striker Persebaya Surabaya yang paling dirindukan Bonek. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persib Bandung tengah menghadapi ancaman kehilangan dua pemain andalan mereka, David da Silva dan Rachmat Irianto. Kedua pemain tersebut akan habis masa kontraknya pada akhir musim 2024/2025, yang membuat Persebaya Surabaya berpeluang memboyong mereka kembali.
David da Silva merupakan salah satu striker paling berbahaya di Liga 1. Ia pernah berseragam Persebaya Surabaya selama tiga musim, yaitu dari 2018 hingga 2020, dan menjadi mesin gol Green Force.
Selama memperkuat Persebaya Surabaya, bomber asal Brasil ini tampil dalam 43 pertandingan dan mencetak 39 gol. Angka tersebut membuktikan ketajamannya di lini depan.
Setelah meninggalkan Persebaya Surabaya akibat terhentinya Liga 1 Indonesia 2020 karena pandemi Covid-19, David da Silva hijrah ke Malaysia untuk bermain bersama Terengganu FC.
Namun, tak lama berselang, pada putaran kedua Liga 1 musim 2021/2022, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persib Bandung. Sejak saat itu, ia menjadi andalan lini depan Maung Bandung.
Di Persib Bandung, David da Silva tetap menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang haus gol. Musim lalu, ia bahkan membantu Persib meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2023/2024.
Namun, musim ini performanya sedikit menurun akibat faktor usia dan cedera yang mulai mengganggu.
Bomber berusia 35 tahun ini beberapa kali mengalami masalah kebugaran, yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan penting.
Kontrak David da Silva di Persib Bandung akan habis di akhir musim ini, dan hingga saat ini belum ada kabar resmi mengenai perpanjangan kontraknya.
Kondisi ini membuka peluang bagi Persebaya Surabaya untuk memulangkannya ke Gelora Bung Tomo.
Persebaya Surabaya membutuhkan striker tajam yang bisa menjadi tumpuan di lini depan. Pengalaman serta kecintaan David da Silva terhadap klub bisa menjadi nilai tambah.
Selain David da Silva, Rachmat Irianto juga berpeluang kembali ke Persebaya Surabaya. Gelandang bertahan berusia 25 tahun ini merupakan jebolan akademi Persebaya Surabaya dan anak dari legenda klub, Bejo Sugiantoro.
Rachmat Irianto mengawali karier profesionalnya di Persebaya Surabaya pada 2017. Ia menjadi bagian penting dari skuad Green Force selama empat musim sebelum pindah ke Persib Bandung pada 2022.
Selama membela Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto mencatatkan 49 penampilan dengan total 3.368 menit bermain. Ia dikenal sebagai gelandang bertahan yang tangguh dan memiliki visi permainan yang baik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
