Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Maret 2025 | 03.45 WIB

Pahit Manis Debut Ole Romeny Bareng Timnas Indonesia: Senang Bikin Gol, Kecewa Garuda Terbantai dari Australia

Ole Romeny menjadi pencetak gol satu-satunya Timnas Indonrsia melawan Australia. (Dok. PSSI)

JawaPos.com - Ole Romeny mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia saat melawan Australia. Dia menjadi satu-satunya pencetak gol skuad Garuda ketika kalah 1-5 dari Socceroos -julukan Australia- pada Kamis (20/3) sore.

Timnas Indonesia pulang dengan tangan hampa saat bertandang ke markas Australia di Sydney Football Stadium, Sydney. Bermodalkan empat pemain keturunan baru dan pelatih baru, Jay Idzes dan kolega harus menyerah dengan skor telak 1-5.

Maarten Paes yang menjaga pertahanan terakhir Timnas Indonesia, harus rela lima kali memungut bola dari gawangnya sendiri. Tiga pada babak pertama dan dua di babak kedua.

Dalam laga itu Timnas Indonesia sebenarnya sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-4 pada menit ke-78. Adalah Ole Romeny yang sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menerima operan dari Kevin Diks.

Sayangnya, itu jadi satu-satunya gol yang dicetak Timnas Indonesia. Australia pun berhasil menambah keunggulan saat injury time lewat Jackson Irvine lewat sundulan, memanfaatkan sepal pojok Craig Goodwin.

Bagi Ole Romeny, gol tersebut sangat berkesan karena itu laga melawan Australia adalah pertandingan perdananya bareng Timnas Indonesia. Dia pun mencatatkan gol tepat di laga debut untuk Garuda.

"Sebuah kehormatan besar untuk melakukan debut saya untuk Indonesia," kata Ole Romeny usai pertandingan.

"Saya selalu berkata saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi penting bagi tim. Ya, senang bisa mencetak gol, tetapi tentu saja saya sangat kecewa saat ini," tambahnya.

Diakui Ole Romeny, penampilan Timnas Indonesia sebenarnya cukup baik saat memulai laga. Garuda menekan setidaknya dalam sepuluh menit, bahkan penalti sempat didapat. Tapi eksekusi Kevin Diks di menit kedelapan gagal karena sepakanya membentur tiang.

Ole Romeny mengatakan bahwa kegagalan penalti itu membuat mental para pemain Timnas Indonesia menurun. Tapi dirinya enggan menyalahkan Kevin Diks.

"Di awal pertandingan, kami merasa sangat baik. Kami memulai dengan baik, mendapatkan penalti, dan merasa sangat percaya diri. Penalti bisa berakhir dengan gol atau gagal, itu bagian dari permainan," ujar bomber Oxford United tersebut.

"Namun, setelah penalti gagal, kami mulai sedikit mundur dan kepercayaan diri menurun. Lalu, kami kebobolan gol-gol yang seharusnya tidak terjadi," tambahnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore