
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster saat pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menggelar latihan usai jeda kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025 karena agenda FIFA Matchday. Tim asuhan Paul Munster ini tengah bersiap menghadapi laga penting melawan Persija Jakarta pada 12 April 2025 mendatang.
Jelang pertandingan krusial tersebut, Munster memberikan peringatan keras kepada para pemainnya.
Ia menegaskan akan memberikan sanksi denda bagi pemain yang kembali dari libur Idul Fitri 1446 Hijriah dengan kondisi kelebihan berat badan.
Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran dan disiplin tim dalam perburuan gelar juara. Persebaya Surabaya saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan harapan besar meraih trofi musim ini.
Pelatih asal Irlandia Utara itu menekankan pentingnya menjaga fisik selama liburan. Meskipun ada jeda kompetisi, ia ingin memastikan para pemain tetap dalam kondisi optimal saat kembali berlatih.
Paul Munster mengaku sudah membicarakan hal ini dengan tim medis Persebaya Surabaya. Ia memastikan setiap pemain memahami konsekuensi jika tidak menjaga kondisi tubuh mereka dengan baik.
"Sejujurnya, semua pemain dalam tim ini tahu apa yang harus mereka lakukan," kata Munster usai sesi latihan di Lapangan Thor, Kamis (20/3/2025).
Ia menegaskan tidak ada alasan bagi pemain untuk lengah dalam menjaga berat badan.
"Saya sudah berbicara dengan dokter tim, dan mereka paham jika ada yang kelebihan berat badan, mereka harus membayar denda," tambahnya.
Munster menekankan aturan ini diberlakukan untuk menjaga standar kebugaran di dalam tim.
Meski enggan menyebutkan nominal denda yang diterapkan, Munster menegaskan jumlahnya cukup besar. Ia ingin pemain memahami menjaga kebugaran adalah bagian dari profesionalisme dalam dunia sepak bola.
"Saya tidak bisa bilang berapa nominalnya, tapi ini akan sangat mahal," tegas Munster. Ia menambahkan sejauh ini tidak ada pemain yang terkena denda karena disiplin di timnya sudah sangat tinggi.
Persebaya Surabaya di bawah komando Munster memang dikenal sebagai tim yang memiliki kedisiplinan tinggi. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan, Munster berhasil meningkatkan performa tim secara signifikan.
Saat ini, Persebaya Surabaya telah menjalani 27 pertandingan dengan catatan 14 kemenangan, 7 kekalahan, dan 6 hasil imbang. Tim berjuluk Green Force itu juga telah mencetak 32 gol dan kebobolan 28 kali sepanjang musim ini.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
