Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 20.22 WIB

Gustavo Almeida Absen 3 Laga Akibat Kena Sanksi Komdis, Carlos Pena Layak Beri Sosok Berharga Rp 1,74 Miliar Kesempatan Lebih

Juru gedor Persija Jakarta Gustavo Almeida dipastikan absen kala menjamu Persebaya Surabaya. (Media Persija)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta dipastikan tak akan bisa memainkan Gustavo Almeida sebagai andalan di lini depan dalam tiga pertandingan ke depan. Absennya sang bomber bisa jadi kesempatan bagi Pelatih Carlos Pena untuk memberikan menit bermain lebih banyak untuk Yandi Sofyan.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengumumkan hasil sidang 11 Maret 2025 perihal kejadian-kejadian yang ada pada pekan ke-26 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Salah satunya terkait kartu merah yang didapat Gustavo Almeida.

Gustavo harus diganjar kartu merah saat Persija Jakarta meladeni Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada 9 Maret lalu. Dia melakukan pelanggaran keras pada menit ke-37, jelang babak pertama berakhir.

Saat itu Gustavo kedapatan melanggar Pablo Oliveira dengan tekel keras. Dia awalnya sempat dapat kartu kuning saja. Tapi, wasit Steven Yubel Poli kemudian mengecek pelanggaran itu dengan Video Assistant Referee (VAR) dan akhirnya kartu merah diberikan.

Kondisi itu membuat Persija jadi bermain dengan sembilan pemain. Sebab, sebelum Gustavo, ada Maciej Gajos yang lebih dulu kena kartu merah. Macan Kemayoran pun akhirnya kalah 1-3 dari Arema FC.

Kartu merah langsung yang diterima Gustavo membuat potensi hukuman tambahan besar diterima sang bomber. Benar saja, Komdis PSSI memutuskan memberikan sanksi tambahan untuk Gustavo.

Berdasarkan keterangan resmi PSSI, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan bertading dua laga berikutnya dan denda Rp 10 juta. Artinya, Gustavo akan absen dalam tiga laga ke depan.

Gustavo Almeida dipastikan tak akan membela Persija Jakarta saat bertandang ke Jawa Timur melawan Madura United FC (6/4), lalu menjamu Persebaya Surabaya (12/4), serta saat pertandingan tandang kontra Persik Kediri (19/4).

Tiga laga tanpa Gustavo tentu bak mimpi buruk untuk Persija. Sebab, sang penyerang selama ini jadi andalan dan bomber dengan bukti sudah mencetak total 16 gol pada musim ini.

Carlos Pena sebagai pelatih kepala pun harus memutara otak. Apalagi, Marko Simic yang selama ini jadi opsi striker kedua, masih belum terlihat ketajamannya. Dari 21 pertandingan yang dimainkan, penyerang asal Kroasia itu cuma mencetak lima gol dan dua assist.

Tapi, Carlos Pena perlu ingat bahwa Persija masih punya satu striker lain. Dia adalah Yandi Sofyan Munawar, penyerang lokal yang dipinjam dari Malut United FC.

Sejak datang pada tengah musim, Yandi Sofyan masih sangat minim kesempatan. Dia baru masuk line-up sembilan kali, dengan bermain tiga kali saja. Itupun semuanya dia masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir sehingga total menit bermainnya hanya 19 menit.

Karena itu, Yandi Sofyan yang memiliki nilai pasar Rp 1,74 miliar dalam Transfermarkt, bisa jadi opsi bagi Carlos Pena untuk mengisi pos lini depan Persija Jakarta. Meski tak ada jaminan gacor, tapi setidaknya Macan Kemayoran bisa melihat kemampuan sang penyerang secara langsung ketika diberi kesempatan bermain.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore