Ardi Idrus. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dipastikan kehilangan salah satu pemain kunci di akhir musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bek kiri andalan mereka, Ardi Idrus, berpotensi kembali ke klub asalnya, Bali United.
Kabar ini menjadi pukulan telak bagi skuat Green Force yang mengandalkan soliditas Ardi Idrus di lini belakang. Statusnya sebagai pemain pinjaman membuat peluang Persebaya Surabaya mempermanenkan sang pemain terbilang kecil.
Kontrak peminjaman Ardi Idrus bersama Persebaya Surabaya akan berakhir pada 30 Juni 2025. Setelah itu, pemain berusia 32 tahun ini berpeluang besar kembali memperkuat Bali United.
Performa Ardi Idrus di Persebaya Surabaya sepanjang musim ini terbilang superior. Ia konsisten menunjukkan permainan tangguh dan menjadi sosok penting di sisi kiri pertahanan.
Dari 23 penampilannya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025, Ardi Idrus tampil sebanyak 17 kali sebagai starter. Total menit bermainnya mencapai 1.690 menit, membuktikan kepercayaan tinggi dari pelatih Paul Munster.
Meski berperan sebagai bek, Ardi Idrus juga kerap membantu serangan. Ia mencatatkan lima percobaan tembakan dan lima umpan kunci sepanjang musim ini.
Namun, kontribusinya dalam hal gol dan assist masih nihil. Meski begitu, kehadirannya tetap vital dalam menjaga keseimbangan permainan Persebaya Surabaya.
Akurasi umpan Ardi Idrus mencapai 75 persen, angka yang cukup baik untuk seorang bek sayap. Ia juga menunjukkan agresivitas dengan mencatatkan 25 pelanggaran.
Dalam hal disiplin, Ardi Idrus mengoleksi empat kartu kuning dan satu kartu merah. Statistik ini menunjukkan betapa intensnya peran yang ia mainkan di lini belakang.
Kehilangan Ardi Idrus tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Paul Munster. Lini pertahanan Persebaya Surabaya berpotensi mengalami lubang menganga di sisi kiri.
Kini, Persebaya Surabaya hanya memiliki Mikael Tata sebagai pelapis di posisi bek kiri. Pemain muda yang didatangkan dari Arema FC tersebut belum memiliki banyak pengalaman.
Situasi ini membuat Persebaya Surabaya harus bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan. Ada dua nama yang berpotensi menjadi solusi di bursa transfer mendatang.
Putu Gede menjadi salah satu kandidat kuat untuk memperkuat lini belakang Green Force. Pemain serba bisa Bhayangkara FC ini punya pengalaman dan kemampuan bermain di berbagai posisi.
Selain Putu Gede, nama Fatchu Rochman juga patut dipertimbangkan. Bek yang juga pernah menjadi anak asuh Paul Munster di Bhayangkara FC ini dikenal memiliki permainan solid.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
