
Rafael Struick minim menit bermain. (Instagram Rafael Struick)
JawaPos.com–Timnas Indonesia telah resmi mengumumkan 27 nama pemain yang dipanggil untuk menjalani agenda besar Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebanyak 27 pemain berasal dari berbagai benua seperti Eropa, Amerika, dan Asia.
Tercatat 9 pemain yang bermain di Liga Indonesia seperti Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Ricky Kambuaya, Egy Maulana, Hokky Caraka, Septian Bagaskara, dan Ramadhan Sananta.
Kesembilan pemain itu dipanggil berkat penampilan di Liga 1. Contohnya, Septian Bagaskara mencatatkan sebagai striker lokal tersubur musim ini dengan menit bermain banyak. Begitupula dengan Egy Maulana yang menjadi pemain lokal terbanyak mencetak gol.
Dari 27 pemain itu, beberapa pemain minim kesempatan bermain. Sebelumnya, Patrick Kluivert pernah mengatakan bila dia tertarik memilih pemain yang memiliki jam terbang tinggi untuk dimasukan skuadnya. Beberapa nama yang tak sesuai kualifikasinya terancam didepak di skuadnya.
Berikut daftar pemain Timnas Indonesia yang berpotensi terdepak dari skuad Patrick Kluivert melawan Australia dan Bahrain.
1. Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan saat ini bermain untuk klub kasta ketiga sepak bola Inggris yaitu Oxford United bersama Ole Romeny. Namun, nasib keduanya berbeda. Ole Romeny lebih sering dimainkan dibanding playmaker kelahiran Jakarta 20 tahun itu.
Marselino Ferdinan menjadi satu-satunya daftar pemain Timnas Indonesia dengan menit bermain terendah musim ini. Sejak pindah dari KMSK Deinze pada awal musim 2024/2025 ke Oxford, dia tercatat baru tampil sekali di tim utama klub kasta tiga Inggris itu.
Mirisnya, dia hanya bermain pada pengujung pertandingan. Debut dari pemuda kelahiran Jakarta itu pada 11 Januari, kala timnya bersua Exeter City dalam ajang FA Cup. Dia menggantikan peran dari winger asal Skotlandia, Siriki Dembele pada menit 89.
Sebetulnya, peran dari Marselino cukup baik bersama Timnas Indonesia. Bahkan, dia mencetak brace pada laga terakhir menghadapi Arab Saudi. Tentu saat ini sudah berbeda, Timnas sudah memiliki arsitek baru yang mempunyai filosofi dan aturan permainan baru.
2. Nathan Tjoe-A-on
Nathan adalah salah satu bek kiri yang mendapat kesempatan untuk bergabung ke skuad Timnas Indonesia. Dia adalah sosok pemain yang dapat bermain pada 3 posisi berbeda yaitu bek kiri, bek tengah, maupun gelandang tengah.
Saat ini, dia bermain untuk Swansea City di Divisi Championship atau kasta kedua sepak bola Inggris. Nathan masuk bagian skuad dari Swansea sejak awal musim 2023.
Tampil di musim ini bersama Swansea, dia sangat minim mendapat kesempatan tampil. Tercatat pada laga Championship, dia hanya mencatatkan 1 pertandingan, itupun hanya bermain 2 menit. Laga itu terjadi pada 17 Agustus 2024 melawan Preston. Sisanya dia hanya mengisi pos bangku cadangan.
Nathan sedikit tertolong menit bermainnya pada ajang EFL Cup. Dia tampil sebanyak 2 kali sebagai bek kiri dengan 125 menit penampilan. Jika ditotal untuk musim ini, dia baru tampil 127 menit bersama Swansea City.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
