Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 03.13 WIB

Egy Maulana Vikri Jadi Pemain yang Paling Senior di Timnas Indonesia, Kalahkan Pratama Arhan dan Rizky Ridho

Egy Maulana Vikri (kanan). (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan daftar skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Salah satu hal menarik dari daftar ini adalah status Egy Maulana Vikri sebagai pemain paling senior di skuad Garuda saat ini, mengungguli Pratama Arhan dan Rizky Ridho dalam hal pengalaman di level tim nasional.

Egy Maulana Vikri pertama kali mencatatkan debut bersama tim senior Indonesia pada 2 Desember 2017 dalam ajang Piala Solidaritas Dunia Tsunami Aceh 2017. Kala itu, ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 4-0 atas Brunei. Momen ini terjadi sebelum dirinya bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdańsk.

Sementara itu, Pratama Arhan baru mendapatkan kesempatan bermain di tim senior pada 25 Mei 2021 dalam laga uji coba melawan Afghanistan di Dubai. Begitu juga dengan Rizky Ridho, yang melakukan debutnya hanya beberapa hari setelah Arhan, tepatnya pada 29 Mei 2021 dalam laga melawan Oman. Sejak saat itu, Ridho menjadi salah satu andalan di lini belakang timnas dan telah mengoleksi 42 caps serta mencetak empat gol, termasuk gol perdananya ke gawang Burundi pada 25 Maret 2023.

Sebelumnya, nama Asnawi Mangkualam jadi yang paling senior. Pemain port FC itu melakukan debut internasionalnya untuk tim senior pada 21 Maret 2017, ketika ia masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti selama pertandingan persahabatan melawan Myanmar.

Masih Jadi Andalan di Timnas

Dalam daftar terbaru Timnas Indonesia, Egy kembali dipanggil untuk memperkuat lini tengah Garuda. Meski persaingan semakin ketat dengan hadirnya pemain-pemain naturalisasi, keberadaannya tetap diperhitungkan oleh pelatih Patrick Kluivert. Egy akan bersaing dengan nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, dan Thom Haye untuk mengisi posisi di lini tengah.

Di sektor pertahanan, Rizky Ridho dan Pratama Arhan juga kembali masuk dalam daftar. Ridho masih menjadi pilihan utama di lini belakang bersama pemain-pemain seperti Kevin Diks, Jay Idzes, Justin Hubner, dan Jordi Amat. Sementara Arhan harus bersaing dengan Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, dan Nathan Tjoe-A-On di posisi fullback kiri.

Pemain Paling Berpengalaman di Skuad Garuda

Dibandingkan dengan Arhan dan Ridho, pengalaman Egy di level senior lebih panjang. Dengan debut yang sudah terjadi sejak 2017, Egy telah mengalami berbagai fase perkembangan tim nasional, mulai dari era Luis Milla, Simon McMenemy, Shin Tae-yong, hingga kini di bawah Patrick Kluivert. Hal ini menjadikannya salah satu pemain dengan jam terbang tertinggi di skuad Garuda saat ini.

Pengalaman Egy juga diperkuat dengan kiprahnya di Eropa, di mana ia sempat bermain di Polandia bersama Lechia Gdańsk, lalu melanjutkan karier ke Slovakia bersama FK Senica dan ViOn Zlaté Moravce. Pengalaman ini memberinya keuntungan dalam menghadapi atmosfer pertandingan internasional.

Dengan debut yang jauh lebih awal dibandingkan Pratama Arhan dan Rizky Ridho, Egy Maulana Vikri menjadi pemain paling senior di Timnas Indonesia saat ini. Pengalamannya di level internasional, baik di tim nasional maupun klub Eropa, membuatnya tetap menjadi bagian penting dalam skuad Garuda.

Kini, tantangannya adalah membuktikan bahwa ia masih bisa bersaing dan memberikan kontribusi maksimal untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore