
Persipura Jayapura menggilas Rans Nusantara 8-0 berkat double hattrick Ramai Rumakiek dan brace Reno Salampessy. (Dok: Instagram Persipura 1963)
JawaPos.com – Nama Ramai Rumakiek benar-benar ramai diperbincangkan di dunia sepak bola Indonesia. Pemain Persipura Jayapura itu berhasil menjadi top skor Liga 2 untuk sementara.
Ya, pundi-pundi gol Rumakiek masih bisa bertambah Jumat (28/2) ini. Persipura akan melakoni playoff degradasi melawan Persibo Bojonegoro di Stadion Mandala, Jayapura.
Hingga Kamis (27/2), Rumakiek sudah mengemas 21 gol serta 5 umpan gol dalam 19 pertandingan. Jika dirata-rata, maka per 80 menit, Rumakiek berhasil mencetak gol.
Dengan status top skor Liga 2 buat sementara, Rumakiek pantas mendapat pemanggilan lagi dari pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert. Sebab sejauh ini, untuk kompetisi dalam negeri, tak ada pemain yang lebih produktif ketimbang Rumakiek.
Di kancah Liga 1, pemain Indonesia paling tokcer, Egy Maulana Vikri, untuk urusan koleksi gol pun masih kalah di bawah Rumakiek. Yaitu 10 gol.
Meski demikian, beberapa warganet menyebut sukses Rumakiek di Liga 2 belum teruji di Liga 1 musim ini. Sebab level kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pasti berbeda.
Rumakiek bukanlah nama asing di skuad timnas. Di era pelatih terdahulu, Shin Tae-yong, pemain yang memulai karir dari Akademi Persipura pernah bergabung.
Rumakiek mendapat caps Indonesia perdana ketika melawan Taipei (7/10/2021). Pada laga berlabel kualifikasi Piala Asia 2024 tersebut, Rumakiek langsung mencetak gol. Mencetak gol di laga debut melambungkan nama Rumakiek.
Namun, relasi Rumakiek dan STY (singkatan Shin Tae-yong) pernah tak akur. Ceritanya, Rumakiek tak merespon ketika PSSI dan STY melayangkan panggilan buat bergabung dengan timnas U-23 untuk SEA Games 2021.
Pada SEA Games 2021 yang berlangsung Mei 2022 itu, Rumakiek memang masuk daftar skuad yang dibutuhkan. Namun, pemain kelahiran Jayapura, Papua itu mengacuhkannya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
