Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Februari 2025 | 15.07 WIB

Asisten Pelatih Persib Bandung Yaya Sunarya Sebut Mendiang Legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro Orang Baik

Pelatih Persib, Bojan Hodak dan Yaya Sunarya berbincang dengan Rachmat Irianto di rumah duka mendiang ayahandanya, Bejo Sugiantoro. (Media Persib)

JawaPos.com — Rombongan Persib Bandung langsung menuju rumah duka mendiang Bejo Sugiantoro setibanya di Surabaya. Kunjungan ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada legenda Persebaya Surabaya yang wafat pada Selasa, 25 Februari 2025.

Para pemain, pelatih, dan ofisial Persib diterima dengan hangat oleh Rachmat Irianto, putra mendiang Bejo Sugiantoro. Rumah duka yang terletak di Taman Pondok Jati, Geluran, Sidoarjo, menjadi saksi pertemuan penuh haru tersebut.

Suasana duka semakin terasa saat skuad Persib memberikan pelukan dan jabat tangan erat kepada Rian. Mereka seolah ingin menguatkan ketabahan sang pemain yang tampak begitu berduka atas kepergian ayah tercinta.

Bejo Sugiantoro dikenal sebagai legenda sepak bola nasional yang sangat dihormati. Kiprahnya bersama Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia meninggalkan jejak prestasi yang sulit dilupakan.

Jenazah Bejo Sugiantoro dimakamkan di TPU Geluran Sidoarjo sehari setelah wafatnya. Kepergian sang legenda meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga insan sepak bola tanah air.

Asisten pelatih Persib, Yaya Sunarya, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan Bejo Sugiantoro adalah sosok yang sangat baik dan patut dijadikan teladan.

"Kami tahu, ayahanda Rachmat Irianto merupakan orang baik. Kami merasa sangat kehilangan dan turut berduka," ujar Yaya Sunarya dengan nada penuh ketulusan.

Yaya juga berharap agar Rian dan keluarganya diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan ini. Ia mendoakan agar almarhum diterima di sisi Allah SWT dengan segala amal kebaikannya.

“Semoga Rian dan keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah menerima takdir Allah SWT ini,” imbuh Yaya.

Kunjungan Persib ke rumah duka menjadi bukti solidaritas antar-pemain dan pelatih di dunia sepak bola Indonesia. Rivalitas di lapangan tak menghalangi mereka untuk menunjukkan rasa hormat dan empati.

Setelah menyampaikan belasungkawa, rombongan Persib pamit menuju hotel tempat mereka menginap. Mereka bersiap menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-25 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib pada 1 Maret 2025 diprediksi berlangsung sengit. Namun, suasana duka atas kepergian Bejo Sugiantoro dipastikan masih menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo.

Bejo Sugiantoro dikenal tak hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga sosok panutan bagi banyak pesepak bola muda. Dedikasi dan loyalitasnya terhadap Persebaya Surabaya membuatnya dicintai Bonek dan Bonita.

Sebagai legenda, Bejo meninggalkan warisan berharga dalam dunia sepak bola Indonesia. Namanya akan selalu dikenang sebagai simbol perjuangan dan dedikasi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore