Ekspresi pelatih Persebaya Paul Munster pada laga mengahadapi Persita dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (31/1/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali diterpa badai usai kekalahan dari Dewa United di pekan ke-24 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kekalahan 2-0 di Stadion Pakansari itu membuat Green Force harus turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 41 poin.
Hasil ini semakin memperpanjang tren buruk Persebaya Surabaya dalam enam laga terakhir. Tim asuhan Paul Munster hanya mampu meraih satu poin dari hasil imbang 1-1 melawan Persita di Gelora Bung Tomo.
Lima kekalahan lainnya datang saat menghadapi Bali United, PSS Sleman, Malut United, Barito Putera, dan Persis Solo. Rentetan hasil buruk ini membuat posisi Paul Munster di kursi pelatih semakin terancam.
Sebelumnya, manajemen Persebaya Surabaya sudah memberikan ultimatum kepada Munster usai kekalahan dari Persis Solo. Direktur Operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, menegaskan nasib sang pelatih akan ditentukan dalam dua laga berikutnya.
”Dengan hasil di Solo ini, dan memperhatikan permainan Persebaya sejak memasuki putaran kedua, manajemen Persebaya akan menentukan posisi Coach Paul Munster dalam dua pertandingan ke depan, melawan PSBS Biak dan Dewa United,” kata Candra Wahyudi, direktur operasional Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu PSBS Biak di pekan ke-23. Namun, kekalahan dari Dewa United di pekan ke-24 membuat tanda tanya besar kembali mencuat.
Manajemen Persebaya Surabaya pun bergerak cepat dengan memanggil Paul Munster untuk melakukan evaluasi. Pertemuan tersebut membahas performa tim dalam dua laga terakhir dan langkah ke depan.
Candra Wahyudi menegaskan laga melawan Persib Bandung pada 1 Maret 2025 akan menjadi penentu nasib Munster. Targetnya jelas, Persebaya Surabaya harus menang jika Munster ingin mempertahankan posisinya.
“Manajemen Persebaya telah memanggil Coach Paul Munster untuk mendiskusikan situasi terkini, termasuk evaluasi dua pertandingan terakhir melawan PSBS dan Dewa United,” kata Candra Wahyudi.
“Hasilnya, manajemen memberi kesempatan kepada Coach Munster untuk membuktikan pada pertandingan melawan Persib Bandung pada 1 Maret nanti. Ini kesempatan terakhir, Targetnya adalah menang. Jika tidak, ini akan menjadi pertandingan terakhir Coach Munster.”
Di tengah tekanan yang semakin besar, isu keretakan hubungan antara Paul Munster dan manajemen pun mencuat. Namun, Munster akhirnya buka suara untuk menepis kabar tersebut.
Saat ditemui usai latihan Persebaya Surabaya di Lapangan THOR, Munster menegaskan tidak ada masalah dengan manajemen. Pelatih asal Irlandia Utara itu memastikan semua pihak dalam tim tetap solid dan profesional.
“Tak ada masalah (tim dengan manajemen), tidak ada, semua orang fokus dan kita semua professional, Kita fokus sekarang Persib, bukan kita, hanya Persib,” ujar Paul Munster, Minggu (23/2/2025).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
