
Slavko Damjanovic jadi salah satu pemain idola Bonek di Persebaya Surabaya. (Instagram @slavko_23)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah bersiap menghadapi PSBS Biak dalam laga pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo. Kekalahan sebelumnya dari Persis Solo menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Paul Munster.
Green Force sudah kembali menjalani sesi latihan untuk mempersiapkan diri jelang pertandingan. Fokus utama mereka adalah memperbaiki performa setelah gagal meraih kemenangan dalam enam laga terakhir.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menegaskan pentingnya bersatu sebagai tim di tengah kekecewaan atas kekalahan dari Persis Solo. Ia berharap anak asuhnya bisa bangkit dan menunjukkan mental pemenang.
Munster mengakui ada banyak evaluasi yang harus dilakukan, terutama di lini depan. Menurutnya, Persebaya Surabaya kehilangan naluri pembunuh dalam memanfaatkan peluang.
"Kami punya banyak kesempatan, tetapi kami gagal menyelesaikannya dengan baik," ujar pelatih asal Irlandia Utara itu. "Kami butuh striker yang memiliki naluri membunuh di kotak penalti."
Selain membenahi penyelesaian akhir, Munster berharap beberapa pemain yang cedera bisa segera kembali bermain. Dua nama yang menjadi sorotan adalah Bruno Moreira dan Slavko Damjanovic.
Slavko Damjanovic menjadi salah satu pemain yang tengah berjuang keras untuk kembali ke lapangan. Bek asal Montenegro itu mengalami cedera sehingga absen dalam laga melawan Persis Solo.
Musim ini, Slavko menjelma menjadi palang pintu kokoh di lini pertahanan Persebaya Surabaya. Ia bahkan memegang rekor clearance tertinggi di antara pemain belakang tim Green Force.
Menurut statistik yang dihimpun oleh JawaPos.com, Slavko mencatatkan rata-rata 3,2 clearance per pertandingan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rekan-rekannya seperti Kadek Raditya (2,3), Arief Catur Pamungkas (1,7), Ardi Idrus (1,7), dan Mikael Tata (1,4).
Keberadaan Slavko di lini belakang memberikan rasa aman bagi Persebaya Surabaya. Dengan gaya bermain agresifnya, ia mendapat julukan "tukang jagal baru" di skuad Green Force.
Menariknya, Slavko dikenal sebagai pemain yang memiliki cara unik dalam mengenang prestasinya. Ia mengabadikan trofi yang diraihnya dalam bentuk tato di kaki kirinya.
Hingga saat ini, terdapat empat tato juara yang terukir di tubuhnya. Setiap tato melambangkan gelar yang pernah ia menangkan di berbagai liga.
Empat gelar tersebut adalah Juara Liga Montenegro bersama Buducnost Podgorica (2019/2020), Juara Piala Montenegro bersama FK Sutjeska Niksic (2016/2017), Juara Piala Afrika Selatan bersama Bidvest Wits FC (2017/2018), dan Juara Liga Super India bersama ATK Mohun Bagan FC (2023).
Tato-tato itu menjadi simbol mental juara yang dimiliki Slavko. Ia selalu ingin meninggalkan jejak emas di setiap klub yang dibelanya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
