
Persija Jakarta harus turun ke posisi ketiga akibat kalah dari Dewa United FC. (Dok. Media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan dalam laga besar. Mereka takluk 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-22 Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (8/2). Hasil ini memperpanjang tren negatif Macan Kemayoran yang belum pernah menang melawan tim-tim lima besar musim ini.
Kekalahan ini menegaskan bahwa meski diperkuat banyak pemain senior seperti Ondrej Kudela, Marko Simic hingga Andritany Ardhiyasa, Persija tampaknya tidak memiliki sosok Big Game Player. Pemain yang mampu tampil sebagai pembeda, tidak gentar menghadapi lawan tangguh, dan tetap tenang dalam momen krusial.
Pertandingan ini juga disaksikan langsung oleh pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bersama jajaran stafnya, termasuk Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg. Ini merupakan kali kedua Kluivert mengamati langsung permainan Persija setelah sebelumnya hadir dalam laga melawan PSBS Biak.
Dalam dua pertandingan yang disaksikan tim kepelatihan skuad Garuda itu, Macan Kemayoran gagal meraih kemenangan, dengan sekali imbang dan sekali kalah.
Dewa United tampil agresif sejak awal. Mereka hampir membuka keunggulan pada menit ke-15 lewat sepakan Hugo Gomes alias Jaja. Namun, kiper Persija, Carlos Eduardo, masih sigap mengamankan gawangnya. VAR sempat digunakan untuk meninjau potensi penalti, tetapi wasit tidak memberikan pelanggaran.
Peluang kembali didapatkan Dewa United di menit ke-29 ketika Alex Martins lepas dari kawalan Ondrej Kudela. Sayangnya, penyelesaiannya masih belum menemui sasaran. Sementara itu, Persija nyaris mencetak gol lewat tendangan bebas Maciej Gajos, tetapi kiper Dewa United, Sonny Stevens, mampu menepis bola.
Memasuki babak kedua, Dewa United akhirnya mendapatkan penalti pada menit ke-71. Ini terjadi setelah Carlos Eduardo melanggar Alex Martins di kotak terlarang. Wasit yang meninjau ulang insiden lewat VAR memutuskan memberikan penalti sekaligus kartu kuning kedua untuk Eduardo, yang berarti kartu merah. Alex Martins sukses mengeksekusi penalti tersebut dan membawa timnya unggul 1-0.
Meski bermain dengan 10 orang, Persija masih mampu menyamakan kedudukan di menit ke-79 melalui gol Gustavo Almeida. Namun, harapan untuk membawa pulang satu poin sirna ketika Dewa United kembali mendapat penalti di menit ke-90+8 setelah Rizky Ridho melanggar Ricky Kambuaya. VAR kembali digunakan, dan Alex Martins dengan tenang menuntaskan penalti keduanya untuk mengunci kemenangan 2-1 bagi Dewa United.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Persija dalam laga-laga melawan tim lima besar. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, mereka belum pernah menang satu kali pun.
Menghadapi Dewa United, mereka sekali seri dan sekali kalah. Saat bertemu Persib Bandung, Persija kalah di putaran pertama. Lawan Persebaya Surabaya, mereka juga menelan kekalahan. Sementara menghadapi Borneo FC, mereka hanya bisa bermain imbang, dan melawan Bali United, Persija kembali kalah.
Meski dihuni banyak pemain senior berpengalaman, Persija seperti kehilangan figur pemain yang bisa menjadi pembeda di pertandingan besar. Tidak ada sosok yang bermental pemenang, yang tak gentar menghadapi lawan mana pun, dan tetap tenang meski mendapat sorotan dari pelatih sekelas Patrick Kluivert.
Dengan kemenangan ini, Dewa United naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 40 poin. Mereka tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang masih memiliki satu laga tersisa melawan PSIS Semarang. Sementara itu, Persija harus puas di peringkat ketiga dengan 38 poin.
Selanjutnya, Persija Jakarta akan menjalani laga besar lainnya menghadapi rival abadinya, Persib Bandung, pada Minggu (16/2). Sementara itu, Dewa United akan berusaha mempertahankan tren positif saat berhadapan dengan Madura United sehari sebelumnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
