Toni Firmansyah harus absen karena bermain di Timnas Indonesia jelang laga panas Persebaya Surabaya kontra Persis Solo. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menghadapi masalah pelik jelang laga kontra Persis Solo di pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pelatih Paul Munster harus berpikir keras mencari solusi karena salah satu pemain mudanya, Toni Firmansyah, absen akibat pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-20.
Absennya Toni membuat Persebaya Surabaya kehilangan opsi penting di lini tengah. Munster harus memilih antara dua nama lain, Mikael Tata atau Alfan Suaib, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Persebaya Surabaya memang dikenal sebagai tim yang sering mengorbitkan pemain muda. Sebelumnya, mereka sukses membentuk Marselino Ferdinan yang kini berkarier di Liga Inggris bersama Oxford United.
Namun, tidak semua pemain muda langsung tampil konsisten di level tertinggi. Toni Firmansyah adalah salah satu contoh yang masih berusaha menemukan performa terbaiknya.
Paul Munster memahami pemain muda mengalami naik turun dalam penampilan. Ia menegaskan proses ini adalah hal yang wajar dalam perkembangan seorang pemain.
"Ya, mereka adalah pemain muda dan itu normal. Mereka butuh waktu untuk mencapai level yang lebih stabil," kata Munster dalam sesi konferensi pers, Kamis (6/2/2025).
Pelatih asal Irlandia Utara itu tetap memantau perkembangan para pemain mudanya dengan serius. Ia berharap Toni bisa segera kembali agar proses adaptasinya di klub tidak terganggu.
Selain Toni, Persebaya Surabaya juga sempat kehilangan Mikael Tata akibat cedera. Namun, sang pemain sudah kembali ke sesi latihan dan berpotensi tampil dalam laga melawan Persis Solo.
Sementara itu, Alfan Suaib menjadi satu-satunya pemain muda yang masih tersedia dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, Munster menyadari mereka masih butuh pengalaman lebih untuk tampil konsisten.
"Kami harus bersabar dengan para pemain muda. Tapi mereka juga harus membuktikan diri saat mendapat kesempatan," lanjut Munster.
Munster ingin melihat para pemain muda tampil lebih tajam dan efektif di lapangan. Sebab, persaingan di Liga 1 semakin ketat dan hanya mereka yang siap yang akan mendapatkan tempat di tim utama.
Pemain muda Persebaya Surabaya harus memanfaatkan setiap menit bermain yang diberikan. Jika tidak, mereka bisa tersingkir oleh pemain lain yang juga mengincar kesempatan serupa.
"Jika mereka tidak tampil, maka akan sulit bagi mereka untuk bermain. Karena kualitas di liga semakin kuat dan persaingan semakin ketat," ujar Munster.
Toni sejauh ini sudah tampil dalam sembilan pertandingan bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 musim ini. Dari total 459 menit bermain, ia tercatat sebagai starter dalam delapan laga.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
