Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 15.05 WIB

Bonek Wajib Tahu Hal Ini Sebelum Nekat Nonton Persebaya Surabaya vs Persis Solo di Stadion Manahan

Bonek dilarang hadir di Stadion Manahan saat Persis vs Persebaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan menjalani laga berat ketika bertamu ke markas Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-22 Liga 1 Indonesia 2024/2025, pada Jumat (7/2), pukul 19.00 WIB. Kedua tim bakal bertekat mengamankan poin penuh sebab, Laskar Sambernyawa kini berada di dasar klasemen sementara, dengan hanya meraih tiga kali kemenangan.

Di sisi lain, Green Force sedang dalam tren buruk, yakni 5 laga tanpa kemenangan dan 4 laga di antaranya merupakan kekalahan.

Menjelang laga yang akan digelar di Stadion Manahan Solo, pihak penyelenggara bersama aparat keamanan telah menetapkan sejumlah peraturan ketat guna menjaga ketertiban selama pertandingan. Salah satu kebijakan utama yang harus diperhatikan adalah larangan bagi suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania, untuk datang ke stadion.

Melansir dari akun X @pagarhijaumnhn, hasil koordinasi antara kepolisian, panitia pelaksana (panpel), dan pihak terkait lainnya, diputuskan bahwa akan ada penyekatan di beberapa area strategis seperti Sragen dan Karanganyar. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kedatangan suporter Persebaya. Selain itu, patroli keamanan akan diperketat di wilayah Surakarta sejak Kamis guna mendeteksi keberadaan kelompok suporter tamu yang berusaha masuk ke kota.

Tak sampai di situ, setiap penonton yang memasuki stadion wajib menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti bahwa mereka adalah pendukung Persis Solo. Jika ada yang mencoba menggunakan identitas palsu, mereka akan langsung diamankan dan diproses secara hukum. Ancaman hukuman bagi pelanggar bisa mencapai tujuh tahun penjara, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi siapa saja yang berniat menyusup.

Selain pengamanan, panpel juga akan melakukan pembersihan stadion dari berbagai stiker dan atribut yang ditempel sembarangan. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan elemen suporter Persis Solo dan pengelola Stadion Manahan demi menjaga kerapihan serta kenyamanan fasilitas stadion.

Demi menghindari potensi kericuhan, pihak penyelenggara juga menetapkan larangan bagi suporter untuk melakukan tindakan anarkis, baik di dalam stadion maupun di sekitarnya, jika tim mereka mengalami kekalahan. Keputusan ini bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari insiden yang tidak diinginkan.

Dengan adanya kebijakan ini, aparat keamanan dan panitia berharap agar semua pihak, khususnya suporter Persis Solo, dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Langkah-langkah ini dilakukan semata-mata demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.

Namun, kebijakan yang dibuat oleh panpel dan kepolisian ini juga menuai respon yang beragam dari Bonek. Beberapa di antara mereka menyayangkan, sebab pertemuan antara pendukung Persis Solo dan Persebaya Surabaya harusnya menjadi ajang silaturahmi.

Bahkan, Bonek menagih janji dari mantan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang dulu menyampaikan bakal menunggu kehadiran soporter Persebaya di Solo. Momen tersebut terjadi ketika Wakil Presiden Republik Indonesia ini mengunjungi Gelora Bung Tomo beberapa waktu silam. 

Bagi Bonek yang berencana nekat datang ke Stadion Manahan, sebaiknya mempertimbangkan kembali risiko yang ada. Dengan segala peraturan ketat yang diberlakukan, alangkah lebih baik mendukung tim kebanggaan dari jauh demi keselamatan bersama. Semoga pertandingan berjalan lancar dan tetap dalam semangat sportivitas!

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore