Persija Jakarta meraih hasil imbang melawan PSBS Biak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (2/2). (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta gagal meraih kemenangan dalam laga pekan ke-21 Liga 1 2024/2025 saat menjamu PSBS Biak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (2/2) malam. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 69 persen dan menciptakan lebih banyak peluang, Macan Kemayoran hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan tim tamu.
Persija memulai laga dengan baik, unggul terlebih dahulu pada menit ke-20 melalui gol tandukan kepala Gustavo Almeida yang memanfaatkan umpan silang terukur dari Ryo Matsumura. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena PSBS berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-26 lewat gol dari Juan Velazquez.
Tim tamu bahkan sempat berbalik unggul pada menit ke-61, saat Takuya Matsunaga mencetak gol meski mereka bermain dengan 10 pemain setelah adanya kartu merah. Persija tidak tinggal diam, terus menggempur pertahanan PSBS hingga akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-69. Gol penyeimbang datang berkat kerja sama apik antara Muhammad Ferarri dan Ryo Matsumura yang diakhiri dengan tembakan terarah dari Rayhan Hannan.
Namun, meski terus menekan, Persija gagal mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Pelatih Carlos Pena mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan. Ia menilai timnya sudah menciptakan banyak peluang, namun kebobolan dua gol melalui set-piece menjadi hal yang harus segera diperbaiki.
“Kami tidak senang dengan hasil ini. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan, tapi kebobolan dua gol setelah set-piece adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” ujar Carlos Pena setelah pertandingan.
Meski hasil ini tidak memuaskan, Raka Cahyana, yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya, merasa bersyukur bisa diberikan kepercayaan. Namun, ia juga mengakui bahwa hasil ini jauh dari yang diharapkan.
“Alhamdulillah, saya diberi kesempatan bermain dari babak pertama. Untuk hasil, kami kurang puas, tapi kami akan memperbaiki kekurangan kami untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Raka.
Persija Jakarta kini harus fokus penuh untuk pertandingan berikutnya melawan Dewa United. Menurut Carlos Pena, timnya harus segera bangkit dan melupakan hasil imbang melawan PSBS, karena persaingan di Liga 1 semakin ketat, terutama dengan jadwal yang sangat berat.
“Kami kecewa dengan hasil ini, tapi kami harus menatap ke depan. Kami fokus 100 persen untuk pertandingan melawan Dewa United,” tambah Carlos Pena.
Setelah melawan Dewa United, Persija Jakarta akan menghadapi tantangan berat lainnya dengan bertemu Persib Bandung pada 16 Februari 2025, sebuah pertandingan yang sangat penting untuk menjaga peluang mereka dalam perebutan gelar juara Liga 1 2024/2025. Tak hanya itu, setelah melawan Persib, mereka akan berhadapan dengan PSM Makassar, PSIS Semarang, dan Arema FC dalam serangkaian laga berat yang akan menentukan langkah mereka di kompetisi musim ini. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
