Pratama Arhan tampil impresif di Bangkok United, peluangnya dipanggil ke Timnas Indonesia semakin terbuka dengan menit bermain konsisten. (Instagram pratama arhan)
JawaPos.com – Bek kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, kembali menunjukkan performa impresif bersama Bangkok United saat mereka meraih kemenangan 2-1 atas Nakhon Ratchasima Mazda FC di Stadion Thammasat, pada Minggu, (2/2), dalam lanjutan Liga Thailand. Mantan pemain PSIS Semarang ini bermain sebagai starter, mencatatkan laga kelimanya dengan klub Thailand tersebut.
Dalam pertandingan yang berjalan ketat ini, Bangkok United sempat unggul lebih dulu lewat gol M Al Ghassani pada menit ke-26. Namun, Nakhon Ratchasima menyamakan kedudukan menjelang babak pertama lewat gol dari Deyvison pada menit ke-42. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama.
Di babak kedua, Al Ghassani kembali mencetak gol pada menit ke-71, membawa Bangkok United unggul 2-1 yang bertahan hingga pertandingan berakhir. Meskipun Arhan digantikan pada menit ke-63, kehadirannya sebagai starter menjadi bukti kepercayaan pelatih Totchtawan Sripan, yang semakin memberikan kesempatan bagi Arhan untuk berkembang.
Seiring dengan konsistensi Arhan yang bermain sebagai starter, peluangnya untuk dipanggil ke Timnas Indonesia semakin besar. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, diketahui memberikan perhatian besar pada menit bermain pemain di klub, dan Arhan tampaknya semakin memperkuat posisinya untuk mendapatkan panggilan tersebut.
Patrick Kluivert yang belum lama diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia mengungkapkan kriteria penting yang harus dimiliki pemain untuk masuk dalam skuad Garuda. Menurutnya, menit bermain di klub menjadi faktor utama dalam menjaga kebugaran fisik pemain untuk siap bertanding di level internasional.
"Main di klub dengan di negara sangat beda, waktu persiapan singkat, fitness level pemain timnas juga sangat berbeda. Ini semua jadi faktor pertimbangan, bukan hanya faktor talenta satu pemain. Jadi, ada pertimbangan besar dalam membuat keputusan," kata Kluivert dalam jumpa pers di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada 12 Januari 2025.
Lebih lanjut, Kluivert menegaskan bahwa pemain yang tidak memiliki menit bermain yang cukup di klub tidak akan mendapatkan kesempatan untuk bermain di Timnas. Hal ini mencerminkan pendekatan realistis yang diambil Kluivert dalam memilih pemain.
"Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal-hal semacam ini sangat penting," tambah mantan penyerang andalan Timnas Belanda tersebut.
Kriteria tersebut mengingatkan pada beberapa pemain yang meski minim menit bermain bersama klub pada 2024, tetap dipanggil oleh pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong. Namun, dengan filosofi Patrick Kluivert yang mengutamakan kebugaran fisik, Pratama Arhan yang konsisten bermain di Liga Thailand dan semakin mendapat kepercayaan akan memiliki peluang besar untuk dipanggil ke Timnas Indonesia.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
