
Persija Jakarta berhasil naik ke posisi kedua dalam klasemen sementara Liga 1 2024/2025, menggusur Persebaya Surabaya. (Dok: Media Persija)
JawaPos.com - Duel Persija Jakarta vs PSBS Biak akan tersaji dalam salah satu pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga ini bisa jadi kesempatan bagi Macan Kemayoran -julukan Persija- untuk membalaskan dendam kekalahan pada putaran pertama.
Persija Jakarta kembali menjalani pertandingan kandang di Liga 1 musim ini dengan menjamu PSBS Biak. Namun, Macan Kemayoran kali ini tidak bisa menggunakan rumah aslinya di Jakarta, melainkan harus jadi tim musafir ke Bekasi.
Ya, Persija Jakarta bakal menantang PSBS Biak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (2/2) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Persija sebagai tuan rumah, menatap duel dengan penuh semangat. Apalagi mereka punya modal ciamik berupa tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir. Bahkan Macan Kemayoran sempat meraih empat kemenangan beruntun sebelum bermain imbang 3-3 dengan tuan rumah Persis Solo akhir pekan lalu.
Tapi, Persija Jakarta juga punya kenangan buruk saat bertemu PSBS Biak. Yakni bentrokan kedua tim di putaran pertama, di mana Macan Kemayoran menelan kekalahan dari Badai Pasifik.
Momen kekalahan itu dialami Persija Jakarta pada 12 September 2024 di kandang sementara PSBS Biak, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Macan Kemayoran kalah 1-3 dan kembali ke Jakarta dengan tangan hampa.
Karena itu, dengan segala modal dan catatan-catatan tersebut, Persija Jakarta tentu tak ingin diam gitu saja. Mereka bertekad untuk balas dendam ke PSBS Biak pada pekan ke-21 malam ini.
Carlos Pena sebagai pelatih Persija Jakarta menyatakan, meskipun ini pertama kali mereka tampil di Stadion Patriot untuk musim 2024/2025, berharap the Jakmania dapat memberikan dukungan penuh. Apalagi, stadion yang ada di Bekasi itu tidak asing lagi untuk Macan Kemayoran.
"Saya ingin meminta dukungan yang besar dari Jakmania, karena kami membutuhkan mereka, kami membutuhkan mereka. Ini pertama kalinya kami bermain di Patriots, ini pertandingan yang sangat penting bagi kami," kata Pena dalam jumpa pers pralaga.
"Setelah bermain imbang di Solo, kami ingin menjaga momentum, dan kami membutuhkan dukungan dari para penggemar kami besok. Jadi mudah-mudahan mereka bisa datang dalam jumlah besar, dan mudah-mudahan kami bisa memberi mereka 3 poin," tambahnya.
Sementara dari pihak tamu, Pelatih PSBS Biak Emral Abus menyatakan bahwa keberhasilan putaran pertama tak bisa jadi patokan. Karenanya, dia tak memasang target muluk-muluk saat menantang Persija Jakarta.
Emral Abus hanya ingin PSBS Biak berjuang maksimal untuk dapat poin. "Target kami bermain maksimal, karena pada putaran pertama kami memenangkan pertandingan melawan Persija, tentunya itu menjadi modal motivasi kami," ucapnya.
"Namun demikian, kami tidak bisa hitung-hitungan seperti matematika, (putaran pertama) kami menang kemudian bisa menang lagi," jelas Emral Abus.
Persija Jakarta vs PSBS Biak
Rekor pertemuan kedua tim:

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
